Jarak 'Ideal' Nyalakan Lampu Sein Sebelum Berbelok

Sein, meski bentuknya kecil namun memiliki peranan yang penting dalam keselamatan berkendara, terlebih mengenai kapan waktu ideal menyalakannya sebelum berbelok.

Selasa, 12 September 2017 08:15
Jarak 'Ideal' Nyalakan Lampu Sein Sebelum Berbelok Foto: Istimewa

Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Saat berkendara tak jarang kita jumpai para pengendara memindah haluan kendaraannya, baik ke kanan maupun ke kiri. Dalam berpindah jalur atau akan berbelok tersebut jika tidak diantisipasi dengan baik, bisa-bisa menyebabkan kecelakaan fatal.

Kecelakaan pun masih sering kita jumpai akibat tidak menyalakan lampu sein atau kadang pula karena sein dinyalakan mendadak, sehingga pengendara di belakang tidak sempat berpindah ke jalur sebelah.

Selain itu, terkadang masih ada pengendara yang masih 'awam' soal penanda yang umumnya disebut dengan lampu 'riting' ini. Pengendara justru menyalakan lampu indikator 'sein' namun arahnya tidak sesuai dengan lampu yang ia nyalakan.

Untuk itu kita perlu mengetahui lebih detail fitur keselamatan lampu lalu lintas pada kendaraan ini, sebab secara pemasangan sein, khususnya pada roda dua ini dilakukan melalui riset yang rumit dan panjang guna keamanan para pengendaranya.

Meski bentuknya kecil, namun memiliki peranan yang penting. Salah satu yang perlu kita ketahui adalah jarak ideal kapan kita harus menyalakan lampu sein sebelum berbelok, baik ke kanan maupun ke kiri.

Sekarang berapa jaraknya?

1 dari 1 Halaman

Jarak Ideal Nyalakan Sein

Jarak Ideal Nyalakan Sein

Dari sejumlah informasi, jarak aman dalam menyalakan lampu sein ini yakni 10-20 meter sebelum kita melakukan eksekusi membelokkan kendaraan. Jarak tersebut bukan angka pasti, namun lebih kearah ideal yang disesuaikan dengan kecepatan rata-rata sepeda motor di Indonesia.

Namun bila diperlukan, dengan jarak yang lebih jauh juga diperbolehkan asal tidak berlebihan ketika kendaraan melaju dengan kecepatan yang lebih tinggi.

Sebab dengan jarak tersebut pengendara lain, baik dari arah belakang maupun dari depan akan mengetahui jika kita akan berbelok. Dengan waktu yang 'cukup' mereka akan lebih bisa mengontrol kendaraannya untuk memilih jalur lain yang berlawanan dengan arah sein kita. Dengan demikian kecelakaan bisa terhindarkan.

Selain menyalakan lampu sein, kita juga perlu memperhatikan pengendara di belakangnya melalui kaca spion. Sebab jika ada pengendara dengan kecepatan tinggi, hal ini perlu kita waspadai, namun jika sudah dianggap aman, bisa langsung dieksekusi.

Nah terakhir, kalau sudah berbelok jangan lupa untuk mematikan kembali lampu sein.

(kpl/rd)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami