Jangan Keburu Salahkan Air, Ini Biang Keladi Motor Injeksi Brebet

Penyebab motor injeksi terasa brebet bukan karena kemasukan air atau terkena air bertekanan tinggi. Penyebab motor injeksi brebet bisa jadi karena seringnya bongkar pasang soket.

Senin, 15 April 2019 17:45
Ilustrasi (Canberra Motorcycle Centre)
Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Soket-soket pada sepeda motor injeksi punya peran yang sangat vital. Pasalnya hal ini terkait dengan sistem kelistrikan pada motor. Soket listrik sangat memberikan pengaruh pada sensor-sensor yang ada di motor.

Jika soket bermasalah, sepeda motor juga ikut merasakan hal serupa. Meski berapa lama umur pakai soket jarang diinformasikan pabrikan, tetap saja komponen satu ini perlu mendapat perhatian, terutama mereka yang doyan mengutak-atik sepeda motor.

Penyebab tarikan motor jadi brebet salah satunya disebabkan oleh soket yang kondisinya tidak baik, maupun pemasangan yang kurang sempurna. Karena soket listrik menjadi penghubung antara sensor-sensor dengan ECM (Engine Control Module). Soket listrik yang rusak dipastikan akan mempengaruhi jumlah voltase pada sepeda motor.

"ECM menerima laporan dari sensor bedasarkan voltase. Contoh, batas minimalnya 3 volt dan batas maksimalnya 5 volt, kalau misalnya itu 2 volt itu otomatis bisa bermasalah. Terus dari mana kok bisa jadi 2 volt, bisa jadi gara-gara soketnya kendor," kata Asisten Trainer di Technical Training PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W, Dadan Danil.

Menurut Dadan, biang keladinya adalah seringnya pengguna motor melakukan bongkar pasang dengan terlalu sering mencopot soket-soket. Akibatnya soket menjadi kendur. Dan jika dipasang kembali ia akan menjadi renggang, sehingga arus kelistrikan menjadi kacau.

"Kalau soket dipasang kurang pas atau tidak klik kemungkinan motor sedikit punya problem. Contoh kecilnya seperti saya bilang tadi, motor jadi brebet dan lain-lain karena hub atau konek antara ECM dengan sensor itu berdasarkan voltase," imbuh Dadan.

Lantas bagaimana jika soket terlalu sering terkena air dalam tekanan tinggi, seperti disemprot dengan steam saat mencuci? Dadan menjelaskan bahwa soket dirancang untuk tahan terhadap air.

"Kenapa tahan air, karena di soket itu biasanya ada karetnya biar air tidak gampang masuk. Selama karet di soket tidak bermasalah, aman-aman saja," jelasnya.

Selain itu disarankan untuk mengecek juga kabel-kabel. Sebab seiring bertambahnya usia pakai motor, maka secara alami kualitas kabel-kabel menurun. Karena itu cek juga sambungan dan soket-soket pada kabel.

Jangan lupa periksa kondisi pembungkus kabel, karena ditakutkan sudah getas akibat dimakan usia, dan pastikan semua dalam kondisi baik.

SUDAH BACA INI BELUM?

 

(kpl/nzr/tys)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami