Jaga Bumi, Komunitas Roda Dua 'Tebus Dosa Emisi'

Untuk menggugah kesadaran turut menjaga bumi, Gerakan Aku Jaga Bhumi menggandeng komunitas sepeda motor.

Selasa, 24 Oktober 2017 20:15
Foto: Istimewa
Editor : Fitradian Dhimas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang terbesar polusi udara di berbagai kota besar di dunia, termasuk di Jakarta. Untuk menggugah kesadaran turut menjaga bumi, Gerakan Aku Jaga Bhumi menggandeng komunitas sepeda motor.

Kolaborasi tersebut diwujudkan dalam aksi riding bareng yang bertajuk "Riding Tebus Dosa Emisi" pada akhir kemarin. Riding bareng mengambil start dari Bubur Ayam Kemang, Jalan Kemang Raya Jakarta Selatan menuju garis finish di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Riding diikuti oleh berbagai komunitas pengendara roda dua di berbagai wilayah Jabodetabek, seperti naikskuter, Scootheraphy, dan masih banyak lagi.

Riding ini merupakan rangkaian acara pre-event Gerakan Jaga Bhumi, yang akan diselenggarakan pada tanggal 13 – 15 April 2018 di Lapangan Golf Cipanas dan Mandala Wangi, Cipanas, Jawa Barat.



Sesampainya di garis finish, para pengendara motor mendapatkan edukasi mengenai emisi gas buang kendaraan bermotor. Kegiatan ini ditutup dengan aksi komitmen para pengendara menyumbangkan 500 bibit pohon kepada Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk reboisasi. Aksi ini sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi pencemaran udara di wilayah DKI Jakarta.

"Saya menilai rencana ini luar biasa sekali dan saya mengapresiasi kepedulian dari para pemilik dan pengendara roda dua. Saya pun menghargai kepedulian mereka bagi lingkungan hidup khususnya terhadap dampak polusi, lebih khusus lagi terhadap dampak dari penggunaan energi fosil atau BBM yang digunakan oleh motor Vespa disini," ujar Dr. Alexander Sonny Keraf selaku Wakil Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia.



"Kegiatan penanaman pohon maupun donasi pohon oleh para pengendara roda dua ini merupakan wujud penebusan dosa emisi karena selama ini mereka – dan kita semua – telah menyebabkan emisi gas rumah kaca karena penggunaan bahan bakar fosil oleh kendaraan kita," tambah Sonny Keraf.

Lebih lanjut, Mantan Menteri Lingkungan Hidup pada Kabinet Persatuan Nasional periode 1999 – 2001 ini berpesan dalam beberapa poin penting. Pertama, menanam itu perlu dan harus kita apresiasi, kedua, kalau bisa kegiatan seperti ini diviralkan ke kelompok masyarakat atau komunitas yang lebih luas supaya masyarakat lain ikut menanam, atau mereka bisa menyumbang dana untuk penanam pohon yang dilakukan oleh kelompok lain atau pihak yang lain punya.

"Ketiga, menjaga dan memastikan bahwa tanaman itu akan selamat tumbuh dan menjadi besar. Jangan sampai tanaman itu mati sebelum berkembang." tegas Sonny.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/nzr/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami