Isi Mobil Indonesia Rata-rata Cuma 4 Orang, Ini Sebab Lain Wuling GSEV Siap Luncur

Sebelum meluncurkan Mini EV dengan platform GSEV, Wuling telah melakukan bermacam survei, salah satunya soal isi mobil dan kebiasaan orang Indonesia berpergian

Sabtu, 27 November 2021 19:15
Isi Mobil Indonesia Rata-rata Cuma 4 Orang, Ini Sebab Lain Wuling GSEV Siap Luncur Wuling GSEV bisa menampung 4 orang (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Wuling Motors (Wuling) secara resmi memperkenalkan platform Global Small Electric Vehicle (GSEV) sebagai pilihan mobil ukuran kecil berbasis kendaraan listrik.

Platform GSEV sudah hadir dalam wujud enam produk yang diluncurkan sejak 2017 hingga saat ini. Mulai dari E100, E200, Hongguang Mini EV, Hongguang Mini EV Macaron, KiWi EV, hingga Nano EV.

Mereka pun yakin bahwa GSEV cocok dengan pasar di Indonesia di tengah usaha berbagai pihak termasuk pemerintah terhadap budaya bertransportasi dengan kendaraan listrik.

1 dari 3 Halaman

Salah satu keyakinan tersebut didukung dengan riset. Menurut temuan mereka, mobil-mobil kecil elektrik mereka pas karena jumlah penumpang mobil di Indonesia juga rata-rata empat orang saja.

"Ternyata orang Indonesia jarak tempuh rata-rata harian kurang dari 50 km. Maksimum jumlah penumpang yang ada di dalam satu mobil itu 4 orang. Jadi bisa kita asumsikan maks pasti rata-ratanya di bawah 4 orang," ujar Handi Ahmad Sidiq, Product Planning Wuling Motors.

2 dari 3 Halaman

Tidak hanya soal jumlah dan jarak tempuh, ia kemudian memperjelas bahwa tujuannya pun sama setiap hari sehingga sejatinya dirasa cocok dengan mobil-mobil GSEV.

Wuling GSEV dapat menampung 4 penumpang

"Rumah-kantor, rumah-tempat kerja, rumah-sekolah, dan itu berlangsung terus-menerus tiap hari," tambahnya.

3 dari 3 Halaman

Rata-rata jarak tempuh

Kesimpulan pun diambil bahwa jarak tempuh rata-rata tidak lebih dari 20 km. Dalam hal ini, penggunaan kendaraan listrik menjadi sebuah keselarasan karena GSEV mungil secara penggunaan baterai.

Baterai dan penggunaannya di mobil listrik sendiri juga menjadi bagian dari kecocokannya dengan pengguna di Indonesia. Sebab, sebagian sudah memahami peran penting mobil listrik dalam meminimalka polusi udara.

"(Mereka berpikir) ketika saya memakai sebuah kendaraan listrik maka saya memakai sebuah kendaraan yang ramah lingkungan," kata dia.

Deretan GESV sudah diperlihatkan di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 lalu. Namun sekalipun dengan tampian sebagai mobil ekonomis termasuk dalam hal harga, belum ada keterangan lebih jauh mengenai banderol jika nanti resmi diwujudkan dan dipasarkan di Indonesia.

(kpl/nzr)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami