Inilah yang Dimaksud Angka Panas pada Busi

Inilah yang diimaksud dengan angka panas dan dingin yang tertera pada busi.

Sabtu, 06 Agustus 2016 18:15
Foto: Nazar Ray
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Seringkali kita mendengar istilah busi panas dan busi dingin. Tapi tahukah, busi mana yang sesuai dengan spesifikasi yang dianjurkan untuk kendaraan Anda.

Jika memilih busi perhatikan angka panas pada busi. Angka ini terkait dengan yang disyaratkan mesin.

Sebuah busi harus melepaskan panas yang dihasilkan oleh gas pembakaran.

Angka panas merupakan pengukuran jumlah pelepasan panas tersebut. Besarnya panas dinyatakan dalam angka.

Untuk busi NGK, angka lebih kecil menjukkan tipe busi panas untuk kendaraan khusus dengan beban kerja ringan, contohnya BKR5E-11.

Sedangkan untuk tipe dingin, diperuntukan untuk kendaraan yang memilki beban kerja berat, misalnya kode angka BKR7E-11.

Menurut NGK Busi Indonesia, pada tipe busi panas, ujung insulator terlihat panjang karena banyak area permukaan yang terpapar terhadap panas akibat gas pembakaran.

Pemindahan panas ke kepala silinder (cylinder head) lebih lambat. Disamping itu ujung elektrodanya memanas dengan cepat

Kebalikannya dengan tipe panas. Busi tipe dingikan memiliki ujung insulator pendek.

Dengan desain demikian, maka hanya sedikit area yang terpapas panas akibat gas pembakaran, namun perpindahan panas ke cylinder head lebih cepat. Sementara ujung elektrodanya tidak memanas dengan cepat.

Yang perlu diperhatikan jika memilih busi, sebaiknya gunakan busi yang memiliki angka panas yang sesuai mesin dan syarat penggunaanya.

Jika salah memilih busi, misalnya jika angka busi terlalu besar (terlalu dingin), suhu busi tetap terlalu rendah dan menyebabkan endapan menumpuk pada ujung elektroda.

Endapan tersebut memberikan jalan terjadinya kebocoran listrik yang meningkatkan terjadinya pengurangan percikan api.

Sebaliknya, jika angka busi terlalu kecil (terlalu panas), maka suhu busi akan meningkat terlalu tinggi dan menimbulkan pembakaran yang tidak normal (penngapian dini).

Hal ini menyebabkan melelehnya elektroda pada busi yang dapat menimbulkan gangguan seperti piston macet.

Jadi, jangan salah pilih busi untuk kendaraan Anda. Sesuaikan dengan petunjuk yang dianjurkan.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/nzr/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami