Ini Aturan Transportasi Umum dan Perjalanan Luar Kota Selama PPKM Level 3

PPKM diperpanjang, berikut ini aturan transportasi umum di wilayah Level 3

Selasa, 24 Agustus 2021 16:45
Ini Aturan Transportasi Umum dan Perjalanan Luar Kota Selama PPKM Level 3 DKI Jakarta Bebas Zona Merah. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hanya saja beberapa wilayah telah turun ke Level 3, seperti Jabodetabek.

Dengan adanya penurunan level, maka aturan trasportasi umum, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa pun diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen. Tak lupa juga harus menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

"Transportasi umum, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat," dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali dikutip merdeka.com, Selasa(24/8).

1 dari 2 Halaman

Sedangkan untuk perjalanan domestik yang menggunakan kendaraan pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh seperti pesawat udara, bus, kapal laut dan kereta api, kapal laut harus menunjukan kartu vaksin minimal dosis pertama. Menunjukan PCR H-2 untuk pesawat udara serta antigen H-1 untuk moda transportasi mobil pribadi, motor, bus, kapal laut dan kereta api serta kapal laut.

"Ketentuan tersebut hanya berlaku untuk kedatangan dari Jawa dan Bali serta tidak belaku untuk transportasi wilayah aglomerasi sebagai contoh Jabodetabek," bunyi aturan tersebut.

2 dari 2 Halaman

Sementara itu, perjalanan pesawat antar kota dan kabupaten di Jawa-Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen (H-1). Namun juga harus bisa menunjukkan telah memperoleh vaksinasi dosis kedua. Untuk yang masih memperoleh dosisi pertama, maka harus menunjukkan hasil PCR H-2.

"Untuk sopir kendaraan logistik lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin," dalam aturan tersebut.

Penulis: Intan Umbari Prihatin

Sumber: Merdeka.com

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami