Ini Alasan Suzuki Burgman 125 cc Belum Juga Luncur

Suzuki Burgman 125 cc tak kunjung diluncurkan. Bahkan di gelaran GIIAS pun, Suzuki masih belum mengeluarkan tanda-tandanya. Apa yang sebenarnya terjadi?

Jum'at, 26 Juli 2019 07:07
Ini Alasan Suzuki Burgman 125 cc Belum Juga Luncur Suzuki Burgman (Suzuki)

Editor : Nurrohman Sidiq
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - PT Suzuki Indomobil Sales 2W (SIS) selalu menghadirkan varian unik dengan harga kompetitif di Indonesia. Contoh yang selalu bikin penasaran di tenggah panasnya persaingan otomotif di Tanah Air adalah kehadiran skutik tanggung mereka. 

Suzuki Burgman tentu yang dimaksud. Apalagi Suzuki sudah kasih bocoran tentang motor mereka itu.

Di tengah hiruk pikuk dan ramainya GIIAS 2019, lantas kenapa hingga kini motor terbaru itutidak juga dipasarkan?

Yohan Yahya, Department Head of Sales Marketing 2W SIS mengatakan bahwa motor ini untuk tes pasar selain juga masih punya PR.

"Burgman waktu itu yang 125 cc kami cuma tes pasar. Ya secara model baguslah. Cuma ada hal yang mesti diperbaiki," katanya saat menemui wartawan di booth Suzuki GIIAS 2019.

Ia pun buka suara soal PR tersebut, yakni terkait ukuran ban.

"Sebagai contoh ada ban yang mesti kita perbaiki karena ukurannya kecil. Sementara teman-teman yang lain dengan ukuran large bannya besar," kata dia.

 

1 dari 1 Halaman

Tentang Suzuki Burgman

Tentang Suzuki Burgman

Suzuki Burgman 125 merupakan versi mini dari Suzuki Burgman 400 dan dibandrol sekitar Rp 15 juta jika dipasarkan di Indonesia.

Meskipun memiliki mesin dan dimensi yang lebih kecil, beberapa fitur di dalamnya tak kalah canggih dengan pendahulunya yang terkenal itu. Kali ini Suzuki menyematkan mesin 1 silinder SOHC yang berkapasitas 124,3 cc. Mesin yang masih disokong karburator ini mampu menghasilkan torsi sebesar 10,2 Nm pada 5000 rpm.

Mesin tersebut akan menggerakan Burgman yang memiliki dimensi sebesar 1884 mm x 661 mm x 1163 mm (panjang x lebar x tinggi). Dengan melihat dimensi tersebut, Suzuki Burgman 125 cenderung memiliki body yang ramping.

Suzuki menggunakan suspensi teleskopik pada bagian depan sedangkan di belakang kita akan menjumpai shock breaker bertipe hidrolis. Yang menarik adalah diameter velg depan-belakang yang berbeda. Terdapat velg 12" pada bagian depan yang menggunakan ban tubeless berukuran 90/90. Sementara itu, velg berdiameter 10" menopang bagian belakang dan dibalut ban serupa berukuran 100/90.

(kpl/nzr/sdi)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami