Induk Mercedes-Benz Hentikan Pengembangan Mesin Konvensional

Daimler AG, induk Mercedes-Benz kini tak lagi menyentuh mesin konvensional, setidaknya untuk saat ini.

Jum'at, 20 September 2019 19:45
Induk Mercedes-Benz Hentikan Pengembangan Mesin Konvensional Mobil listrik Mercedes-Benz EQC (Practicalmotoring.com.au)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Mobil listrik dipercaya akan menjadi masa depan sistem transportasi di seluruh dunia. Karena itu, tak heran banyak pabrikan yang fokus pada pengembangan kendaraan ramah lingkugan tersebut.

Salah satunya ialah induk Mercedes-Benz, Daimler AG. Mengutip dari Inside EVs, pabrikan asal Jerman itu bahkan sampai menghentikan pengembangan mesin konvensional.

Artinya, berbagai produk Mercedes-Benz keluaran tahun ini dan 2020 mendatang akan menjadi mobil terakhir mereka yang dibekali mesin konvensional, seperti E-Class, S-Class, dan beberapa SUV.

1 dari 1 Halaman

Fokus Penggerak Listrik

Fokus Penggerak Listrik

Executive Director for Global Marketing and Sales Daimler AG, Markus Schafer, menyatakan bahwa pihaknya memang tak memiliki rencana dalam mengembangkan mesin konvensional, setidaknya untuk saat ini.

Fokus Daimler AG kini telah bergeser ke pengembangan mesin yang lebih ramah lingkungan, seperti gas dan tentunya full-electric. Tak hanya untuk mobil penumpang, teknologi ini juga akan digunakan pada kendaraan niaga.

Perlahan, Mercedes-Benz pun mulai memasarkan mobil listrik. Saat ini, pabrikan berlogo 3 bintang itu telah memasarkan SUV listrik bernama EQC, dan akan disusul EQB serta EQS.

(kpl/crn)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami