Indonesia dan Belarusia Jajaki Kerja Sama Industri Komponen Truk dan Bus

Indonesia dan Belarusia akan melakukan kerja sama yang komprehensif di sektor industri otomotif khususnya komponen kendaraan niaga.

Minggu, 23 Januari 2022 11:15
Indonesia dan Belarusia Jajaki Kerja Sama Industri Komponen Truk dan Bus Ilustrasi truk MAZ (fleetwatch.co.za)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Untuk meningkatkan perekonomian antar kedua negara, Indonesia dan Belarusia menjajaki kerjasama komprehensif di sektor industri otomotif terutama komponen kendaraan.

Sebagai langkah awal, Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Perindustrian Belarusia. melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) di Jakarta, kemarin (20/1/2022).

"Pada Februari nanti, kami akan Kembali melakukan pertemuan bilateral dengan Belarusia. Semoga tahun ini, kerja sama kedua negara untuk memajukan sektor industri dapat terealisasi," kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Kamis.

1 dari 3 Halaman

Komponen truk dan bus

Salah satu potensi kerja sama yang sedang dipacu, yaitu kolaborasi antara pelaku industri komponen otomotif Indonesia dengan Minsk Automobile Plant (MAZ).

"MAZ berencana untuk menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan komponen otomotif di wilayah ASEAN. Kami berharap Indonesia menjadi salah satu negara yang dibidik karena memiliki potensi pasar yang besar dan kemampuan industri komponen yang berdaya saing," ungkap Eko.

2 dari 3 Halaman

Eko mengungkapkan, kerja sama yang bakal disasar oleh MAZ adalah untuk mendukung tahap pertama produksi delapan model kendaraan yang mereka produksi, di antaranya truk sampah berukuran besar dan kecil, truk roda lima untuk kebutuhan pelabuhan, long wheelbase truck, serta sasis untuk kendaraan khusus.

Selain itu, BUMN Belarusia BATE OJSC, juga sedang mencari mitra potensial untuk impor beberapa produk komponen otomotif, termasuk mitra asal Indonesia. BATE OJSC adalah perusahaan yang memiliki spesialisasi pada desain dan pembuatan starter dan alternator untuk mesin truk dan mobil penumpang, bus, mesin pertanian dan mesin untuk tujuan khusus.

3 dari 3 Halaman

Menurut Eko, jika kerja sama industri Indonesia-Belarusia terlaksana, dapat meningkatkan neraca perdagangan kedua negara. Nilai ekspor Indonesia ke Belarusia mencapai USD38,03 juta pada tahun 2020.

Produk ekspor Indonesia ke Belarusia pada tahun 2020 didominasi oleh berbagai produk industri, antara lain produk perikanan, minyak kelapa sawit dan turunannya, kontak lensa, serta kertas dan karton multi-lapis.

"Indonesia juga memiliki potensi dalam meningkatkan nilai ekspor ke Belarusia untuk beberapa produk industri, antara lain kendaraan bermotor, telepon genggam, alat permesinan dan komponen, serta besi dan baja," tutupnya.

(kpl/nzr)

TAGS :
Ragam,  Truk,  Bus
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami