Imbas COVID-19, Daihatsu Akan Pangkas 1.000 Pegawai

Imbas dari pandemi COVID-19 PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memutus kontrak 1000 pegawainya.

Sabtu, 20 Juni 2020 12:15
Imbas COVID-19, Daihatsu Akan Pangkas 1.000 Pegawai Ilustrasi kantor Daihatsu (ADM)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Badai Corona (COVID-19) berefek ke sektor industri termasuk pemangkasan pekerja. Merek mobil kenamaan Daihatsu di bawah PT Asta Daihatsu Motor atau ADM pun terkena dampaknya.

ADM sendiri berusaha tidak melakukan PHK, sekalipun demi menjaga keberlangsungan perusahaan, mereka harus merevisi sejumlah hal.

"Semua divisi di ADM harus revisi budget. Termasuk di marketing, yang namanya promotion cost kami turunkan drastis. Salah satunya sebagai bentuk komitmen kami menjadi company yang eksis dengan meminimalkan biaya-biaya," ujar Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

1 dari 2 Halaman

Pengurangan karyawan berlaku untuk pegawai kontrak. Namun bukan dipangkas di tengah jalan, mereka untuk saat ini memutuskan tidak melanjutkan kontrak para pegawai yang sudah habis masa berlakunya.

"Untuk pegawai kontrak yang habis masa berlakunya, karena promosi juga sangat minimalis, tidak diperpanjang. Walaupun karyawan tetap tidak kami PHK, paling tidak bisa menurunkan biaya untuk karyawan kontrak," ujarnya.

Investasi yang tidak perlu menjadi sasaran penghematan. Contoh lainnya adalah renovasi kantor menjadi kekinian.

"Karena ini tidak prioritas kami post phone. Mana yang bisa kami tunda, biaya-biaya travel, sekarang kan tidak bisa ke mana-mana, kami kurangi," kata dia.

2 dari 2 Halaman

Mengenai jumlah karyawan kontrak, Amelia memberikan gambaran angkanya masih lebih kecil dibanding total pekerja mereka.

"Memang belum banyak baru 1.000-an sampai September, dari total karyawan Daihatsu yang 13.000-an. Kalau sudah habis tidak akan diperpanjang," kata dia.

Dia pun menyisipkan pesan semoga tahun ini perusahaan-perusahaan di Indonesia masih bisa eksis dengan segala keputusan dalam menghadapi dampak pandemi.

"Bapak-Ibu yang drop company-nya, yang penting kita masih eksis. (Semoga) semua karyawan tetap diperpanjang tidak ada PHK," ujarnya.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami