Hyundai Bangun Pusat Manufaktur di Indonesia, Nilai Investasi Capai Rp21,8 Triliun

Hyundai Motor bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk membangun pusat manufaktur berbasis kawasan ASEAN, di Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat.

Selasa, 26 November 2019 18:45
Hyundai Bangun Pusat Manufaktur di Indonesia, Nilai Investasi Capai Rp21,8 Triliun Hyundai Headquarter (The Korean Times)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Satu lagi pabrikan otomotif yang menaruh kepercayaannya kepada Indonesia. Hyundai Motor akan membangun pusat manufaktur yang berbasis di kawasan ASEAN di Indonesia.

Kerja sama antara Hyundai Motor dan pemerintah Indonesia itu sudah disepakati dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan itu dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, beserta para pejabat yang berwenang Tanah Air.

"Hyundai secara aktif akan terus mendengarkan dan menanggapi setiap harapan dan kebijakan pemerintah Indonesia berterkaitan dengan kendaraan ramah lingkungan serta akan terus berupaya berkontribusi terhadap komunitas ASEAN," kata Executive Vice Chairman Hyundai Motor Group, Euisun Chung, melalui pernyataan tertulis yang diterima Otosia.com.

1 dari 2 Halaman

Pusat manufaktur pertama yang berbasis di kawasan ASEAN itu akan dibangun di Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Bekasi, Jawa Barat. Pabrik canggih tersebut rencananya akan memiliki luas 77,6 hektar dengan nilai investasi sekitar USD 1,55 miliar atau setara Rp 21,8 triliun hingga tahun 2030.

Pembangunan fasilitas akan dimulai pada Desember 2019 dan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun 2021. Disebutkan bahwa pabrik Hyundai tersebut memiliki kapasitas produksi tahunan sekitar 150.000 unit dan 250.000 unit pada kapasitas penuh.

2 dari 2 Halaman

Dengan dibangunnya pabrik ini, Hyundai berharap bisa berkontribusi dalam mengembangkan potensi kaum muda Indonesia. BErsama dengan pemasok mitra lokal, Hyundai juga berharap bisa menciptakan lebih dari 23.000 lapangan kerja baru baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Lebih lanjut, pabrik di Cikarang itu diperkirakan akan memberikan kontribusi ekonomi senilai lebih dari USD 20 miliar aelama satu dekade pertama sejak didirikan. Pabrik tersebut juga akn menjadi pusat untuk berbagai fasilitas pemasok lokal, dan bisa mendukung pertumbuhan ekosistem suku cadang otomotif Indonesia.

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami