Hitung-hitungan Suzuki Soal Mobil Murah

Suzuki Indonesia memang masih pasang badan soal mobil murahnya, walaupun pemberitaan masif menunjukkan bahwa Suzuki sudah memiliki satu mobil yang siap dijual untuk segmen tersebut.

Jum'at, 02 Agustus 2013 16:30
Ilustrasi: Suzuki Wagon R
Editor : Albert

Otosia.com - Suzuki Indonesia memang masih pasang badan soal mobil murahnya, walaupun pemberitaan masif menunjukkan bahwa Suzuki sudah memiliki satu mobil yang siap dijual untuk segmen tersebut.

Sementara itu, kondisi dolar menguat dan naiknya harga-harga termasuk sebelumnya kenaikan harga BBM subsidi dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.500 per liter boleh jadi cukup menggoyang penjualan mereka.

Lalu akankah ada pengaruh atau perubahan andaikata mobil murah akhirnya dilepas ke pasar.

"Bagaimana dengan mobil murah? Ya kami sudah pertimbangkanlah ya bahwa jadi perhitungan keluar, kita sudah berhitung secara kasar. Kira-kira pasarnya masih 1,2 (juta unit)," ujar Endro Nugroho, Direktur Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales merujuk pada perkiraan pasar penjualan mobil untuk seluruh merek secara nasional.

Soal keputusan menjual mobil murah sendiri, Suzuki sempat dinilai maju-mundur gara-gara mengurungkan niat memamerkan Wagon R sebagai mobil murahnya menampik anggapan itu. Hal ini dinilai terjadi pada saat gelaran Jakarta Fair lalu.

Menurut mereka, tidak ada kata takut untuk terjun di pasar ini. Pihak Suzuki di bawah nama Suzuki Indomobil Sales untuk roda empat membeberkan alasannya mengapa mereka tidak kunjung memperkenalkan mobil tersebut.

Endro Nugroho, Direktur Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales, pada intinya, menegaskan bahwa mereka ingin segalanya serba pasti.

Soal tunda-menunda, dia menekankan bahwa hal itu sama sekali bukan keinginan Suzuki. Namun memang pengumuman kepada publik adalah hal penting.

"Kita tidak ingin berlama-lamalah sebenarnya. Tapi kami perlu yakinkan setelah public announcement, kami buat, setelah peraturan ini benar-benar keluar," tambah Endro.

Suzuki disebut-sebut mengandalkan model Wagon R untuk program mobil murah pemerintah. Mobi itu sendiri menggunakan mesin berkapasitas 1.000 cc dengan 3-silinder bertenaga 68 PS dengan torsi 90 Nm. Pilihannya baru dengan transmisi manual 5-percepatan. Dengan mesin ber-cc kecil itu, Wagon R sudah memenuhi syarat pemerintah terhadap mobil murah ramah lingkungan alias LCGC.

Wagon R sendiri mulai dipasarkan di India pada pertengahan Januari lalu. Dengan mesin tersebut, konsumsi bahan bakar luar kota atau tol 18,9 km per liter di jalan tol, sedangkan dalam kota 14,2 km per liter.

(kpl/nzr/abe)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami