Haru dan Inspiratif, Potret Driver Ojol Berkebutuhan Khusus

Meski berkebutuhan khusus, pria ini terus berjuang hidup dengan menjadi driver ojek online.

Rabu, 09 Oktober 2019 19:15
Haru dan Inspiratif, Potret Driver Ojol Berkebutuhan Khusus Driver ojek online berkebutuhan khusus (worldofbuzz)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Maraknya ojek online di berbagai daerah Indonesia memunculkan berbagai cerita menarik yang beredar di media sosial. Topiknya bermacam-macam, mulai dari cerita unik nan lucu hingga kisah yang membuat haru para netizen.

Seperti yang dilansir Liputan6.com dari Worldofbuzz, Rabu (9/10/2019) beberapa waktu lalu potret haru seorang driver ojek online berkebutuhan khusus beredar di media sosial. Berbeda dari driver ojek online lainnya, pria bernama Syed memilih menggunakan skuter karena keadaannya.

1 dari 3 Halaman

Kehilangan 1 Kaki

Pria bernama Syed asal Singapura ini telah empat tahun menjalani profesi sebagai driver ojek online. Bukan sebagai pengantar penumpang, akan tetapi ia memilih untuk menjadi pengantar makanan lewat aplikasi ojek online tersebut.

Dilansir Driver ojek online tersebut ingin membuktikan jika orang yang berkebutuhan khusus masih bisa bekerja. Bukan hanya untuk diri sendiri, akan tetapi Syed mengaku bekerja sebagai pengantar makanan ojek online demi menghidupi keluarga kecilnya.

Pria 36 tahun ini harus kehilangan kakinya karena insiden kecelakaan mobil saat Syed berusia 13 tahun. Kecelakaan tersebut membuat kaki kanannya terluka parah. Ia pun harus merekan kaki kanannya diamputasi pada 2012 lalu. Hal ini dikarenakan infeksi yang diakibatkan kecelakaan mobil semakin parah.

2 dari 3 Halaman

Kirim Makanan Sendiri

Tak ingin berdiam diri dengan keadaan yang menimpanya. Syed bertekad untuk bekerja demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun, jenjang pendidikan yang terbatas membuatnya harus berpikir ekstra demi mendapat pekerjaan. Ia pun memilih menjadi driver ojek online sejak empat tahun lalu.

Meski berkebutuhan khusus, ia memilih untuk mengendarai sendiri skuter listriknya untuk mengantarkan makanan kepada pelanggan. Ia juga sering meminta pelanggan untuk bersabar karena tak bisa berjalan dengan cepat seperti driver lainnya karena keadaan. Bahkan tak jarang Syed memberi tahu keadaannya yang hanya memiliki satu kaki saat menerima pesanan. Meski begitu tak sedikit para pelanggan yang tak percaya mengenai keadaan Syed.

"Pelanggan yang memesan dari saya biasanya tidak percaya bahwa saya hanya memiliki satu kaki, bahkan jika saya memberi tahu mereka di muka. Hanya ketika saya melakukan pengiriman lagi mereka menyadari bahwa saya cacat. Beberapa dari mereka bahkan akan meminta maaf kepada saya," ujar Syed.

3 dari 3 Halaman

Semangati Para Difabel

Syed sendiri bisa bekerja dari pagi hingga malam hari demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ia biasa bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang. Kemudian akan melanjutkan pekerjaan dari jam 6 sore hingga 10 atau 11 malam. Dalam sehari ia mampu memperoleh penghasilan sekitar 70 dollar Singapura atau sekitar Rp 700 ribu. Bahkan terkadang pendapatannya bisa mencapai 80 dillar Singapura atau Rp 800 ribu.

Dengan keadaan yang terbatas ia bertekad untuk mandiri demi keluarga. Bahkan, ia juga membantu memberi semangat kepada teman-teman penyandang disabilitas lainnya agar tetap semangat dan mampu bekerja sendiri.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami