GIIAS 2018 Bawa Persoalan Kecelakaan, Ini Penjelasannya

Perhelatan otomotif akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dipastikan berlangsung tanggal 2 - 12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Gaikindo akan membawa sub tema safety dan defensive driving ke dalam tema besar ‘Beyond Mobility’

Selasa, 27 Maret 2018 17:15
GIIAS 2017 by Nszzsrudin Ray
Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Nazzarudin Ray

Otosia.com - Perhelatan otomotif akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) dipastikan berlangsung tanggal 2 - 12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Gaikindo akan membawa sub tema safety dan defensive driving ke dalam tema besar 'Beyond Mobility'

Pameran GIIAS didorong memberikan inspirasi kepada masyarakat bahwa kedepannya kendaraan akan berevolusi dari sekadar alat transportasi, namun juga meningkatkan kualitas kehidupan.

Upaya GIIAS 2018 mendukung evolusi peran kendaraan dalam meningkatkan kualitas kehidupan akan dimulai dari program pre-event yang akan mengusung tema safety and defensive driving. Safety dan defensive driving menjadi salah satu bagian penting dalam perkembangan evolusi peran kendaran kedepannya.

"Ketika fitur teknologi otomotif dipersiapkan untuk memaksimalkan keamanan berkendara, mulai dari sensor pengereman otamatis, active steering system, park assist, blind spot monitoring, rear cross traffic alert, atau lane assist, menyelaraskan perkembangan teknologi yang terus berkembang maka faktor terpenting dalam berkendara yakni pengemudi harus dipersiapkan untuk mendukung teknologi," kata Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.

Menurut data Indonesia Defensive Driving Center (IDDC), sebanyak 85% di seluruh dunia kecelakaan disebabkan oleh human error. Di Indonesia sendiri mencatat 97% akibat kesalahan manusia. Artinya kecelakaan terjadi karena adanya human factor serta defensive factor.

"Maka itu pentingnya seorang pengemudi memahami apa yang dimaksud dengan safety dan defensive driving," kata Rizwan.

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan Safety Driving dan Defensive Driving? Safety Driving adalah mengemudi dengan keahlian dan pengalaman yang tinggi ditambah dengan sikap yang baik serta konsentrasi yang berkesinambungan.

Sedangkan Defensive Driving adalah cara untuk selalu berpikir jauh kedepan dan selalu siap terhadap apapun yang mungkin terjadi dalam berkendara.

Defensive Driving, juga harus menjalankan beberapa poin penting, mencakup Alertness (kewaspadaan), Awareness (kesadaran), Attitude (Sikap, mental) serta Anticipation (antisipasi, menjaga segala kemungkinan).

"Mengemudi tidak hanya harus aman, efisien dan benar tapi juga harus bertanggung jawab. Inilah yang disebut sebagai behavior-based driving," katanya.

Harmonisasi antara teknologi dan Safety Driving dan Defensive Driving behavior, akan dibahas dalam program pre-event GIIAS 2018 safety and defensive driving yang akan berlangsung pada 8 Mei 2018, di ICE – BSD. Menyasar pengemudi awam, GIIAS mencanangkan program ini menjadi salah satu program GIIAS 2018 yang memberikan inspirasi kepada masyarakat.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/nzr/tys)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami