Gelar Pameran di Solo, Esemka Sudah Bisa Dipesan

Pameran produk mobil Esemka akan digelar selama sepekan mulai esok Sabtu (10/11) di Solo, Jawa Tengah. Selama pameran, mobil itu sudah bisa menerima pemesanan secara resmi.

Jum'at, 09 November 2012 19:19
Esemka
Editor : Anton

Otosia.com - Pameran produk mobil Esemka akan digelar selama sepekan mulai esok Sabtu (10/11) di Solo, Jawa Tengah. Untuk itu, PT Solo Manufaktur Kreasi (PT. SMK) akan mengundang bupati/walikota dan gubernur sejumlah wilayah di Indonesia, untuk menghadiri pameran karya anak bangsa tersebut.

Direktur PT SMK, Sulistyo Rabono, saat diwawancarai di Solo, Jumat (9/11), mengatakan dirinya optimistis seluruh kepala daerah yang diundang tersebut akan hadir, sehingga bisa melihat secara langsung mobil Esemka dan mengetahui kualitas produksi siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tersebut.

"Target kita, mobil ini bisa menjadi kendaraan operasional dinas pemerintah daerah di Indonesia," ujar Sulistyo. Pameran akan menampilkan 50 unit mobil Esemka dari empat jenis mobil, yaitu SUV Rajawali, double cabin Digdaya, dan dua jenis pikap Bima.

SUV Rajawali yang dihadirkan nanti adalah varian baru dengan mesin 2200 cc, setelah sebelumnya berkapasitas 1500 cc. Sulistyo juga menjelaskan bahwa selama pameran, mobil itu sudah bisa menerima pemesanan secara resmi.

Esemka masih dirakit di Solo Tecnopark dan pabrik rekanan PT. SMK di Cikarang. Namun PT. SMK telah mengincar wilayah Solo Raya sebagai Assembly Line, yang disebutnya bisa dengan membeli atau menyewa lahan itu.

Penanggung jawab produksi PT. SMK, Joko Sutrisno menjelaskan, untuk mendirikan pabrik Assembly Line butuh lahan seluas sekitar 10 hektar. Sejumlah lokasi lahan sudah diincar, di antaranya lahan di kawasan Boyolali.

Menurut Joko, berada di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali dan PT SMK menargetkan, pabrik assembly lineini sudah bisa mulai dibangun awal 2013 sehingga kapasitas produksi mobil Esemka bisa segera ditingkatkan.

Untuk tahap pertama akan melayani pemesanan jenis SUV Rajawali dan pikap Bima, sementara untuk jenis lain masih belum bisa dipesan karena baru dua tipe itu yang sudah mengantongi Sertifikat Uji Tipe. Sementara untuk harga, SUV Rajawali dibanderol sekitar Rp. 130 juta hingga Rp. 140 juta dan untuk Bima seharga Rp. 65 juta hingga Rp. 75 juta.

(kpl/bun)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami