Gara-Gara Baterai iPhone Meledak, Jeep Cherokee Masih Baru Jadi Korban

Baterai iPhone yang tertinggal di kursi mobil tiba-tiba meledak. Alhasil, interior mobil Jeep Cherokee 2019 ludes dilalap api.

Selasa, 09 Juli 2019 17:15
Gara-Gara Baterai iPhone Meledak, Jeep Cherokee Masih Baru Jadi Korban Baterai iPhone meledak dan membakar interior Jeep Cherokee (Autoevolution)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Mengganti komponen barang elektronik biasa dilakukan. Beberapa orang memilih membeli barang pengganti langsung di pihak pertama, tapi ada juga yang tidak.

Membeli barang pengganti pun secara online melalui reseller juga lazim dilakukan. Seperti yang dilakukan oleh Jabricia Pratt.

Melansir Autoevolution, Pratt mengatakan kepada Oklahoma News4 bahwa dirinya membeli baterai Lithium untuk iPhone miliknya di penjual pihak ketiga melalui Amazon. Hal itu pun normal dilakukan.

Tapi rupanya, apa yang dianggap normal itu berujung kesialan. Dia mengaku tak berpikir bahwa baterai yang dia beli bisa meledak. Insiden itu terjadi saat dirinya bekerja dan baterai itu ada di kursi mobil.

1 dari 2 Halaman

Risiko Paling Tak Berbahaya

Risiko Paling Tak Berbahaya

Menurut Pratt, baterai itu lalu membakar kursi. Interior mobil Jeep Cherokee 2019 miliknya begitu saja hancur, meskipun petugas pemadam bertindak cepat. Mereka tak bisa menyelamatkan interior Jeep Cherokee.

Meski begitu, Pratt mengatakan bahwa insiden ini adalah yang paling tidak berbahaya dari segala risiko yang mungkin terjadi. Pemadam kebakaran memberitahunya bahwa Pratt meninggalkan mobil dalam kondisi salah satu kaca jendelanya terbuka.

Api cepat menyebar karena mungkin lebih banyak oksigen yang masuk ke dalam mobil dan bisa saja membakar seluruh mobil. Kemungkinan lainnya adalah ledakan itu bisa terjadi saat Pratt dan anak-anaknya sedang berada di dalam Jeep baru itu.

"Mobilku benar-benar terbakar," kata Pratt.

2 dari 2 Halaman

Tak Ada yang Bertanggung Jawab

Tak Ada yang Bertanggung Jawab

Bagian terburuk dari insiden ini adalah tak ada yang bisa dimintai tanggung jawab. Tempat dia membeli baterai, LeeVee, itupun tak merespon teleponnya. Mereka juga diketahui tak lagi menjual baterai secara online. Sementara pihak Amazon juga menolak untuk klaim tangung jawab atas produk yang dijual oleh pihak ketiga.

Insiden yang dialami Pratt ini memberikan pelajaran bagi siapapun untuk lebih teliti dan berhati-hati untuk membeli komponen pengganti barang elektronik. Meskipun tak bisa dipastikan, apakah memang barang pengganti yang tak standar ataupun kesalahan pemilik karena lalai.

 

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami