Ganti Baru, Berikut Beda Mobil Dinas Era SBY dengan Jokowi

Baik mobil kepresidenan ataupun menteri dan pejabat setingkatnya, akan diganti dengan yang baru pada era Jokowi-Ma'ruf. Mobil-mobil itu dinilai sudah tua sehingga harus diganti demi keamanan.

Selasa, 27 Agustus 2019 07:15
Ganti Baru, Berikut Beda Mobil Dinas Era SBY dengan Jokowi Toyota Crown 2.5 HV G-Executive (toyota.jp)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Mobil dinas para menteri dan pejabat setingkat menteri pada periode 2019-2024 akan menjadi Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. Sedangkan mobil dinas presiden Joko Widodo akan diganti menjadi Mercedes-Benz S600 Guard.

Pergantian ini dilakukan setelah sebelumnya kendaraan dinas masih menggunakan mobil era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono yang telah berusia 10 tahun. Sebelumnya, mobil kepresidenan menggunakan Mercedes-Benz S600 Pullman Guard sementara untuk menteri dan pejabat setingkat menteri menggunakan Toyota Crown Royal Saloon. Lalu, apa saja perbedaan mobil dinas lama dengan yang baru?

 

1 dari 2 Halaman

Mobil Kepresidenan

Mobil Kepresidenan

Mercedes-Benz S600 Pullman Guard memiliki mesin 5,5 liter twin-turbocharger V-12 dengan transmisi otomatis 5-percepatan. Mobil ini mampu memuntahkan tenaga 517 Tk dan mencapai kecepatan puncak 210km/ jam. Kendaraan yang digunakan Susilo Bambang Yudhoyono di era kepemimpinannya ini memiliki lisensi perlindungan B6/B7.

Sementara, mobil dinas terbaru presiden Jokowi yaitu Mercedes-Benz S600 Guard memiliki mesin 6,0 liter V12 Biturbo dengan transmisi otomatis 7-percepatan. Untuk mesin sendiri dapat mengeluarkan tenaga 537 Tk dengan kecepatan puncak 250km/ jam. Untuk lisensi perlindungan sudah lebih tinggi dengan sertifikasi VR10.

Mercedes-Benz S600 Pullman Guard lebih nampak seperti limosine dengan panjang 6.499 mm. Untuk Mercedes-Benz S600 Guard lebih pendek dengan ukuran 5.453 mm.

2 dari 2 Halaman

Mobil Menteri

Mobil Menteri

Mobil menteri dan pejabat setingkat menteri pada era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan Toyota Crown Royal Saloon. Memiliki mesin berkapasitas 3,0 liter V6 DOHC dengan transmisi otomatis 6-percepatan. Tenaga yang dapat dikeluarkan sebesar 252 Tk dan torsi 314 Nm.

Untuk menteri dan pejabat setingkat menteri periode 2019-2024 menggunakan Toyota Crown HV G-Executive. Tanda HV menandakan mobil sistem hybrid yang diadopsi (Hybrid Vehicle). Memiliki mesin 2,5 liter Dynamic Force Engine Hybrid System yang mampu mengeluarkan tenaga 223 Tk dengan torsi 221 Nm.

Sumber: Liputan.com

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami