Gamers Indonesia Juara 2 Balap Sungguhan di Silverstone

Wakil Indinesia dalam ajang Nissan GT Academy di sirkuit Silverstone, Inggris berhasil merengkuh posisi kedua.

Jum'at, 28 Oktober 2016 22:15
Foto: NMI
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Salah satu peserta asal Indonesia Raditya Indera berhasil meraih juara kedua Nissan GT Academy 2016 di sirkuit Silverstone, Inggris, Rabu (27/10).

Raditya mampu menyisihkan finalis lainnya asal Australia, Thailand, Filipina, Afrika Utara, dengan fastest lap, 1 menit 18,763 detik pada lap ke-13 dalam 16-lap endurance race.


Namun Ia harus mengakui kehebatan pebalap Meksiko, Johnny Guindi Hamui, yang menjadi juara pertama Nissan GT Academy 2016 di Silverstone.

"Selamat kepada Raditya Indera dan Catra Felder, dua pebalap Indonesia yang maju ke final race, atas prestasi dan penampilan terbaik selama masa race camp Nissan GT Academy 2016. Kami harap pengalaman mengikuti Nissan GT Academy menjadi inspirasi mereka untuk terus maju dan berusaha meraih mimpinya menjadi pebalap profesional," kata Hana Maharani, Head of Communications PT Nissan Motor Indonesia (NMI).



Indonesia memulai start di posisi ke-4. Raditya Indera berhasil memperkecil jarak dengan peserta dari Afrika Utara (posisi 2) dan Meksiko (posisi 1).

Panitia juga memberikan penilaian terhadap aspek personil secara keseluruhan.

Raditya Indera terpilih menjadi peserta terbaik dari Indonesia, sekaligus menorehkan prestasi sebagai runner up best drive Nissan GT Academy 2016, berkat konsistensi dan ketrampilan yang ia tampilkan selama race camp berlangsung.



"Final race tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, Raditya Indera dan Catra Felder berkolaborasi secara tim dengan bergantian mengendarai Nissan 370Z melintasi sirkuit Silverstone dalam babak 16-lap endurance race. Strategi yang saya terapkan adalah dengan menempatkan Catra di posisi pertama untuk memulai balapan, sementara Raditya Indera bersiap menerima estafet balap dari Catra," terang Diandra Gautama, Ambasador & Mentor Nissan GT Academy Indonesia 2016.

"Nissan GT Academy membuktikan bahwa gamers atau siapapun bisa mewujudkan mimpinya menjadi pebalap profesional. Ini merupakan demokratisasi motorsport di Indonesia," tutup Hana.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/nzr/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami