Gambar Wanita di Bak Belakang Truk, Apakah Termasuk Pornografi?

Penampakan lukisan spray berbentuk wanita dan ungkapan-ungkapan seksi sering tertulis di bak truk. Nah, menurut anda apakah hal tersebut termasuk pornografi?

Senin, 27 Maret 2017 16:15
Bak Truk (foto: Istimewa)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Slogan dan jargon nyeleneh sering ditemui di bagian belakang bak truk, termasuk juga beberapa peribahasa maupun perih-bahasa sebagai ungkapan-ungkapan rindu rumah dan keluarga juga sering dituliskan di bagian belakang bak truk oleh pemiliknya.

Dan yang paling sering terlihat adalah gambar mbak-mbak dengan pose seksi nan menantang berbaju minim. Hal ini sangat lumrah terlihat di bak belakang truk. Entah apa maksudnya, bisa jadi hal tersebut merupakan luapan ekspresi sang pelukis.

Namun apakah hal yang tersebut ini harus dihakimi sebagai bentuk pornografi? Oh well, dengan pertanyaan yang sedemikian, mungkin bisa jadi jika Otolovers sekalian kembali ke aturan dan undang-undang yang berlaku di Indonesia, dan Otosia mengutipnya dari situs resmi hukum online.

Menurut hukum online yang juga mencatut Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi ("UU 44/2008"), yang disebut dengan pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

Dan gambar yang didefinisikan antara lain:
a. Persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang (persenggamaan atau aktivitas seksual lainnya dengan mayat, binatang, oral seks, anal seks, lesbian, dan homoseksual);
b. Kekerasan seksual;
c. Masturbasi atau onani;
d. Ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan;
e. Alat kelamin; atau
f. Pornografi anak.

Yang dimaksud dengan 'mengesankan ketelanjangan' adalah suatu kondisi seseorang yang menggunakan penutup tubuh, tetapi masih menampakkan alat kelamin secara eksplisit. Dan para tersangka penggambar sekaligus inisiator diancam dengan hukuman kurungan selama 4 tahun atau/dan pidana denda Rp 2 miliar!

Namun lanjut hukum online disebutkan bahwa seksi bukan berarti melulu 'telanjang'. Apalagi secara bahasa, seksi juga masih berkembang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

BERITA YANG TAK BOLEH DILEWATKAN LAINNYA!

(kpl/fjr)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami