Target Juara Dunia, Dua Negara Ini Jadi Lawan berat Mekanik Yamaha Indonesia

Secara teknis mekanik Yamaha Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Namun mental menjadi persoalan ketika mereka berkompetisi di level dunia.

Selasa, 10 Maret 2020 22:15
Target Juara Dunia, Dua Negara Ini Jadi Lawan berat Mekanik Yamaha Indonesia Yamaha Indonesia Technician Grand Prix (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Mekanik-mekanik sepeda motor asal Indonesia boleh dibilang jempolan dan boleh diadu dengan teknisi luar negeri. Dari beberapa kejuaraan dunia, para teknisi sepeda motor Indonesia kerap menyabet juara, mengalahkan mekanik-mekanik terbaik dari negara lain.

Tahun ini Yamaha Indonesia menargetkan juara pertama pada World Technician GrandPrix (WTGP) pada bulan Oktober 2020 mendatang di Jepang. Para teknisi Yamaha sejak tahun 2007 hingga 2018 selalu masuk dalam tiga besar dunia, bahkan pada 2007 silam berhasil menjadi juara dunia.

"Kami harapkan tahun ini menjadi juara dunia, meski juga sulit karena negara-negara lain juga bagus," kata GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin.

 

 

 

1 dari 3 Halaman

Dalam kontes mekanik Yamaha dunia tahun ini Abidin menyebut India dan Vietnam sebagai negara di Asia yang bakal menjadi lawan berat Indonesia. Kedua negara tersebut berpotensi menghadang laju langkah wakil Indonesia.

"Kemarin-kemarin kita sulit bertarung. Vietnam sudah menjadi sangat baik, terus berkembang. India sudah paling maju dan menjadi saingan berat kita," kata Abidin yang terjun langsung melakukan training saat mekanik Indonesia terpilih masuk karantina selama 3 bulan.

Sejak Maret ini Yamaha Indonesia mulai menyiapkan mekanik-mekanik terbaiknya dalam Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) yang dibuka hari ini, Selasa (10/3/2020) di DDS Yamaha, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pemenang ITGP 2020 akan bersaing dengan para teknisi Yamaha mancanegara dalam kejuaraan WTGP.

2 dari 3 Halaman

Persoalan Mental

Menurut Abidin, kemampuan teknis mekanik Indonesia dalam beberapa hal punya kelebihan. Hanya saja persoalan mental yang masih menjadi pekerjaan rumah Yamaha Indonesia ketika menghadapi level kompetisi dunia.

"Mekanik-mekanik Yamaha Indonesia sangat bagus. Mereka jago-jago. Tapi memang persoalan utamanya adalah mental. Mereka yang tadinya bisa jadi gugup. Ini akan terus diperbaiki," tukasnya.

Sementara itu, ITGP tahun ini diikuti 8836 teknisi, kemudian akan disaring menjadi 505 mekanik di babak final. Mengusung tema ‘We Are Connected’, teknisi Yamaha berkompetisi sudah tersertifikasi melalui program Yamaha Technical Academy (YTA).

3 dari 3 Halaman

ITGP ke-17 di tahun 2020 ini telah memasuki seleksi regional (daerah) yang dilaksanakan Februari - Maret 2020. Lalu di acara final ITGP nanti, para finalis akan bertanding dengan para juara se-Indonesia. Sebagai puncaknya, pada Oktober 2020 juara Indonesia akan bertanding di tingkat dunia yaitu WTGP di Jepang.

Pada acara seremoni pembukaan ITGP di DDS Yamaha Cempaka Putih, pemenang region Jakarta Mareta Rudi S dari Flagship Shop Jakarta, juara kedua Carso dari dealer Putera Ragunan, ketiga Prayitno dari Putera Buaran, serta Best Customer Service (CS) disandang Rustam dari Deta Lebak Bulus.

(kpl/nzr)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami