Fabio Quartararo Bilang Yamaha Perlu Memperbaiki Aerodinamika dan Bobot YZR-M1

Fabio Quartararo mengatakan jika pendapatnya diminta untuk pengembangan Yamaha YZR-M1, dia meminta Yamaha untuk memperbaiki aerodinamika dan bobot motor.

Senin, 22 Februari 2021 11:15
Fabio Quartararo Bilang Yamaha Perlu Memperbaiki Aerodinamika dan Bobot YZR-M1 Fabio Quartararo (Instagram/fabioquartararo20)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Maverick Vinales masih menkhawatirkan soal performa Yamaha YZR-M1 untuk MotoGP 2021. Terlebih aturan mesin yang dibekukan untuk musim ini, yang artinya mesin masih sama dengan musim 2020.

Pengembangan motor balap Yamaha YZR-M1 itu tergantung pada test driver baru Yamaha, Cal Crutchlow dan umpan balik dari Vinales dan Fabio Quartararo. Soal Valentino Rossi, masih belum diketahui pasti sebesar apa Rossi akan didengar.

Tapi Quartararo rupanya memiliki penilaian berbeda. Menurutnya Rossi masih menjadi raja MotoGP yang mungkin masih diperhitungkan.

 

1 dari 3 Halaman

(c) Yamaha MotoGP

"Saya harap saya bisa membawa banyak hal yang positif. Saya rasa saya bisa membantu Yamaha untuk mengikuti arah yang jelas," kata Quartararo, dikutip dari Corsedimoto.

Sementara itu, Quartararo yakin bahwa teknisi Yamaha bisa meningkatkan dua permintaannya, lebih banyak traksi pada roda belakang dan lebih banyak kecepatan. "Dari sudut pandang saya, kami harus memperbaiki aerodinamika dan bobot motor," lanjutnya.

Pembalap asal Nice, Prancis itu meminta pengurangan bobot motor untuk meningkatkan kecepatan. "Mengetahui bahwa motor lebih ringan membantu secara mental dan fisik, tetapi juga untuk kecepatan tertinggi. Karena dengan bobot yang sedikit lebih rendah motor ini bisa lebih cepat," kata pembalap berusia 21 tahun itu.

2 dari 3 Halaman

Kekhawatiran Maverick Vinales

Pembalap Yamaha Maverick Vinales melewati musim cukup berat saat MotoGP 2020 lalu. Pada MotoGP 2020 seri Styria bahkan Vinales nekat melompat dari sepeda motornya lantaran masalah teknis.

Tak hanya itu, masalah mesin Yamaha pun membuatnya cukup kesulitan. Dia bahkan menggunakan sudah menggunakan enam unit mesin. Mesin keenam dia dipakai saat start dari pit lane di Valencia.

Meski begitu, Direktur Tim Yamaha MotoGP, Lin Jarvis memastikan bahwa masalah mesin itu tak akan terulang kembali. Tapi rupanya hal itu tidak cukup membuat Vinales tenang.

3 dari 3 Halaman

Bukan hanya memikirkan menghadapi rivalnya seperti Marc Marquez atau bahkan Joan Mir, Vinales punya kekhawatiran sendiri soal mesin Yamaha. Apalagi dengan aturan emsin yang tidak berubah dari musim lalu.

"Jelas saya khawatir dan tidak yakin apakah saya akan bisa menyelesaikan musim ini dengan hanya lima mesin. Tapi saya pikir dan berharap masalah ini bisa diselesaikan," kata Vinales, dikutip dari Corsedimoto.

Dia mengatakan bahwa musim ini adalah musim penting bagi dirinya. "ini adalah tahun yang sangat penting bagi saya dan kerier saya. Saya tidak sabar untuk memulai," lanjutnya.

Vinales mengungkapkan bahwa ada hal lain yang harus dia lakukan lantaran aturan mesin yang dibekukan itu. Dia menyebut harus melatih gaya berkendara dan sasis.

"Kami harus melatih gaya berkendara dan sasis. kami akan berusaha karena tahun lalu kami harus berjuang keras, terutama setelah Misano," katanya.

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami