Ekspor Ertiga dan Carry Jadi Penolong Suzuki di Masa Corona

Ekspor Completely Built Up (CBU) Suzuki Indonesia selama Januari-Mei 2020 lebih tinggi 22% dibanding tahun sebelumnya.

Sabtu, 20 Juni 2020 21:15
Ekspor Ertiga dan Carry Jadi Penolong Suzuki di Masa Corona Ertiga mendongkrak ekspor Suzuki (Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Pandemi corona COVID-19 telah memukul penjualan mobil secara nasional. Namun, di tengah penurunan pasar otomotif, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mampu mengoptimalkan pasar ekspor.

Ekspor Completely Built Up (CBU) Suzuki tumbuh di saat neraca ekspor industri otomotif turun. Selama Januari hingga Mei 2020, kenaikan ekspor mobil CBU Suzuki lebih tinggi 22persen dibanding tahun sebelumnya.

All New Ertiga dan New Carry masih menjadi model yang memberikan kontribusi ekspor tertinggi, disusul SUV XL7 yang mendorong ekspor Suzuki tumbuh secara positif

"Sebetulnya kami optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU Januari-Mei bisa lebih tinggi dari 22 persen. Tapi mengingat saat ini kita dihadapkan pada pandemi Covid-19 dan penurunan produktivitas dari berbagai sektor, angka itu adalah sebuah pencapaian positif," kata Aris Yuliyantoro, Assistant Dept. Head Production Planning Control SIM.

1 dari 1 Halaman

Selama kurun waktu Januari-Mei 2020, ekspor All New Ertiga yang sebanyak 7.880 unit. Peningkatan ekspor juga didukung oleh kontribusi New Carry sebanyak 3.339 unit. Tak hanya itu, XL7 yang diluncurkan sebagai lini produk baru pada Februari lalu turut mendorong ekspor Suzuki dengan kontribusi sebanyak 2.169 unit.

Tahun 2020 ini Suzuki akan mengekspor kendaraan ke lebih dari 50 negara di dunia. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu bertahan dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap positif di tahun 2020 meski terpapar pandemi COVID-19. Hal ini didukung oleh data dari Kementrian Perindustrian yang menyatakan bahwa ekspor kendaraan roda empat CBU di Indonesia selama kuartal 1 2020 mencapai 87.879 unit.

"Peningkatan ekspor ini membangun optimisme Suzuki untuk kembali beroperasi setelah menghentikan sementara kegiatan pabrik. Saat ini pasar internasional dalam masa pemulihan, dan untuk memenuhi permintaan ekspor, secara bertahap kami kembali berproduksi dengan menerapkan Suzuki Hygiene Commitment dan protokol kesehatan dari Pemerintah," tutup Aris.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami