Efek Pandemi Corona (COVID-19), Penjualan dan Harga Mobil Bekas Turun Drastis

Pandemi Corona bikin pasar mobil bekas alami penurunan penjualan, apalagi di kota-kota yang terapkan PSBB

Jum'at, 08 Mei 2020 19:15
Efek Pandemi Corona (COVID-19), Penjualan dan Harga Mobil Bekas Turun Drastis mobil bekas resmi suzuki. ©2018 Merdeka.com

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Pandemi Corona (COVID-19) juga berimbas ke industri otomotif, termasuk pasar mobil bekas. Apalagi di kota-kota yang terapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Melansir Merdeka.com, Hendro Kaligis, Business Development Head PT Suzuki Indomobil Salesyang mengelola diler mobil bekas Auto Value, menjelaskan penjualan mobil bekas, setelah penerapan PSBB, nyaris tidak ada.

"Paling kustomer lama yang sudah pesan di-follow up. Kalau kustomer baru, tidak ada. Industri mobil bekas termasuk yang terdampak sangat dalam akibat pandemi dan PSBB. Angka pastinya tidak tahu, karena industri mobil bekas datanya tidak terorganisasi. Tapi beberapa teman dari bursa menyampaikan penjualan bisa turun sampai 80 persen. Auto value juga turun penjualannya sampai 80 persen," ujar Hendro dalam wawancara via aplikasi video, kemarin.

Menurutnya, berdasarkan data Maret lalu, penjualan Auto Value sebenarnya naik, yakni hampir 70 persen dibandingkan Februari. Bahkan dapat dikatakan yang tertinggi dalam satu tahun terakhir.

Saat itu kami optimistis bisa bertahan. Namun, ternyata di akhir Maret dan puncaknya saat PSBB, penjualan anjlok semua.

1 dari 1 Halaman

Pasokan Tinggi, Harga Mobil Bekas Turun

Efek pandemi Corona pun juga buat penurunan harga mobil bekas. Hendro mengaku jika di Auto Value hanya berani menurunkan harga sampai 20-15 persen.

Penurunan harga ini didorong banyaknya pasokan mobil bekas di masa pandemi Covid-19, sedangkan permintaan/penjualan sedang lesu.

"Secara umum pedagang mobil bekas turun hampir 20 pesen. Itu data dari balai lelang. Artinya mereka menurunkan harga beli mobil bekas sampai 20 persen. Kami Auto Value tidak se-ekstrem itu, karena kami membantu menjual mobil bekas Suzuki. Kalau kami naikkan (harga), kustomer kesulitan. Bahkan kemarin kita masih berani pakai harga lama," ungkapnya.

Pada April tahun ini, pembelian di Auto Value turun 70 persen menjadi sekitar 15 unit dari 50 unit di bulan sebelumnya.

Sebagai informasi, Auto Value merupakan diler resmi untuk jual beli mobil bekas Suzuki di bawah naungan PT Suzuki Indomobil Sales. Meski untuk pasar mobil bekas, pelayanannya pun cukup lengkap, seperti tenaga penjualan (sales), produck knowledge, dan garansi mobil Suzuki dengan kualifikasi tertentu.

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami