Efek Mobil Sering Didempul, Bodi Bisa Retak

Mobil yang sering didempul ternyata memiliki efek yang tidak baik. Selain berimbas pada warna bodi, juga membuatnya retak.

Rabu, 14 November 2018 19:45
Ilustrasi proses dempul mobil (automes.it)
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Saat melakukan body repair atau perbaikan sebelum masuk ke tahap pengecatan, bodi mobil akan didempul terlebih dahulu. Hal itu supaya mendapatkan hasil pengecatan yang baik.

Direktur Teknik Bengkel Bodi dan Cat Autoglad, Gunawan Susilo menjelaskan, mendempul mobil merupakan pilihan terakhir.

"Itu karena bukan logam lagi, kualitas pakai dempul jadi beda. Kalau pendempulannya tidak bagus warnanya akan belang, kayak terlihat berawan," ungkap Gunawan kepada Liputan6.com, di bengkel Autoglad, Pekayon, Bekasi.

Tak hanya masalah warna mobil, banyak menggunakan dempul sebelum mengecat juga rawan akan terjadi keretakan. Terlebih jika komposisi bahan dempul tidak sesuai.

Kata Gunawan, kendaraan yang telah mendapatkan banyak dempulan diperkirakan bisa memengaruhi harga jual. Sebab, customer akan menduga bahwa sebelum dijual mobil telah terjadi masalah serius atau kecelakaan.

Selain itu, mobil yang didempul juga corak warna yang dihasilkan terlihat kurang bersinar.

"Karena untuk tahunya kita bisa ketok bodinya, kalau suara nyaring itu (pelat). Maka saya tekankan kalaupun harus (pendempulan) prosesnya yang benar. Material dempul dengan pelat kan tidak sama," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami