BMW dan Audi Batasi Penggunaan Kerangka Baja

Persaingan dalam peningkatan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) makin ketat. Ditambah lagi dengan makin besarnya tekanan dunia internasional pada pabrikan otomotif untuk ikut mematuhi regulasi yang membatasi emisi gas buang, untuk mendukung upaya agar lingkungan semakin 'hijau'.

Senin, 18 Juni 2012 13:39
Perakitan BMW X3 di pabrik perakitan PT Gaya Motor, Sunter II, Jakarta Utara. (Foto: Nazar Ray)
Editor : Anton
Kapanlagi.com - Persaingan dalam peningkatan efisiensi bahan bakar minyak (BBM) makin ketat. Ditambah lagi dengan makin besarnya tekanan dunia internasional pada pabrikan otomotif untuk ikut mematuhi regulasi yang membatasi emisi gas buang, untuk mendukung upaya agar lingkungan semakin 'hijau'.

Alhasil, berbagai upaya pun dilakukan untuk menyukseskan program tersebut. Tak hanya soal teknologi mesin yang terus dikembangkan untuk mendukung usaha pelestarian lingkungan, namun inovasi dalam hal rancang bangun rangka mobil mulai mengemuka di industri otomotif.

Seperti misalnya BMW dan Audi yang kini mulai membatasi penggunaan kerangka baja yang berat dan beralih ke bahan materi yang ringan, yaitu aluminium. Hal itu dicanangkan seiring dengan standar ketat konsumsi ekonomis BBM.

"Banyak produsen mobil yang menelepon dan ingin meningkatkan kandungan aluminium mereka dan melakukan proyek R & D (penelitian dan pengembangan) terbaru tentang cara mengonversi body mobil dari baja ke aluminium, juga mengkonversi atap dan pintu dari baja ke aluminium," papar Randall Scheps kepada delegasi di KTT Aluminium Pasar Logam Amerika di New York, pekan lalu.

Menurut Scheps, produsen mobil Jerman BMW terus meningkatkan penggunaan bahan jenis itu dalam beberapa tahun terakhir. "Fenomena ini tidak bisa ditebak sebelumnya dalam industri aluminium, dan bodi mobil adalah pembatas berikutnya," tandas Scheps. (kpl/bun)

TAGS :
Ragam,   Mobil BMW,   Audi
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami