Notice: Undefined variable: news in /data/otosia/m/application/m/controller/news.php on line 1240

Notice: Trying to get property of non-object in /data/otosia/m/application/m/controller/news.php on line 1240
Dugaan Modus Penipuan, Pengendara Mobil Mewah Mendadak Potong Jalan dan Marah-Marah | Otosia.com
Notice: Undefined variable: extra_css in /data/otosia/m/application/m/view/template/header.php on line 375

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /data/otosia/m/application/m/view/template/header.php on line 375

Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /data/otosia/m/application/m/view/template/header.php on line 379

Dugaan Modus Penipuan, Pengendara Mobil Mewah Mendadak Potong Jalan dan Marah-Marah

Pengemudi Maserati mendadak mengerem di depan mobil lain hingga ditabrak. Aksi itu diduga sengaja untuk melakukan penipuan.

Minggu, 09 Agustus 2020 14:15
Dugaan Modus Penipuan, Pengendara Mobil Mewah Mendadak Potong Jalan dan Marah-Marah Pengemudi Maserati mengerem mendadak hingga tertabrak (Tangkapan layar video Facebook Michael Tan)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Kejahatan jalanan bisa terjadi di mana saja, di negara yang dianggap rakyatnya sudah makmur sekalipun. Seperti yang ditunjukkan pada video yang baru-baru ini beredar di media sosial.

Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Michael Tan, menunjukkan pengemudi mobil Maserati yang tiba-tiba memotong jalan mobil lain dan mendadak berhenti. Sehingga pengendara di belakangnya pun menabraknya.

Dilansir dari World of Buzz, insiden itu terjadi pada 18 Juli pukul 2.49 pagi waktu setempat. Dari plat nomor yang dipakai Maserati, diprediksi insiden itu terjadi di Singapura.

 

1 dari 2 Halaman

Usai memotong jalan, pengendara Maserati itu pun turun. Rupanya dia tidak sendiri, ada beberapa orang di dalam Maserati.

Mereka lantas marah-marah ke pengemudi di belakangnya. Salah satu penumpang Maserati kemudian merekam insiden itu. Sedangkan penumpang lainnya ikut meneriaki pengendara mobil di belakangnya.

Si pengunggah video menuliskan bahwa apa yang dilakukan pengemudi Maserati bisa saja disengaja untuk mendapatkan uang. Skenarionya, mobil mereka tertabrak dan bisa diklaimkan ke asuransi. Selain itu bisa juga pengendara di belakangnya harus mengganti rugi kerusakan.

2 dari 2 Halaman

"Sengaja mengerem dan ingin melakukan klaim! Buat laporan polisi dan beri tahu perusahaan asuransi. Mungkin orang-orang ini dengan sengaja menyebabkan kecelakaan dan mendapatkan banyak keuntungan dari pengemudi lain! Sepertinya ini adalah penipuan terencana. Laporkan ke polisi dan biarkan mereka memeriksanya. Siapa tahu berapa banyak orang yang tertipu. Ngomong-ngomong, orang-orang itu tidak memakai masker, denda SGD 300 per orang," tulis Michael Tan.

Netizen pun tampaknya sepakat dengan pendapat Michael Tan. Mereka juga menduga apa yang dilakukan pengemudi Maserati adalah kejahatan terencana.

"Ini adalah kasus penipuan... cara berperilaku wanita berbaju kuning terlalu jelas... terlalu bersemangat untuk mengambil gambar dan itu membuat orang curiga mereka bersekongkol untuk mengajukan klaim dengan melakukan kecelakaan... itu adalah pelanggaran yang sangat serius," komentar netizen.

"Jelas sekali, saat kamu menabrak, semuanya melompat begitu cepat. Biasanya orang butuh waktu unutk bereaksi, saya merasa harus lapor ke polisi untuk menghentikan orang-orang ini," komentar lainnya.

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami