Ducati Recall Supersport dan Supersport-S, Bukti Motor Italia Tak Selalu Aman?

Mobil dan motor Italia mungkin selama ini memiliki reputasi yang baik. Namun, langkah recall atau pemanggilan kembali yang dilakukan Ducati, membuktikan anggapan tersebut tak selamanya benar.

Minggu, 24 Juni 2018 15:00
Foto by Rideapart
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Mobil dan motor Italia mungkin selama ini memiliki reputasi yang baik. Namun, langkah recall atau pemanggilan kembali yang dilakukan Ducati, membuktikan anggapan tersebut tak selamanya benar.

Berdasarkan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), Ducati recall sekitar 1.500 Ducati Supersport dan Supersport S model tahun 2017-2018 pada 5 Juni 2018. Motor yang terimbas adalah motor produksi antara July 2016 dan Mei 2018 dengan VIN (Vehicle Identification Number) ZDMVABDS0HB000160 hingga ZDMVABDSXJB006585.

Melansir Rideapart, recall ini setelah ditemukan kasus bahwa airbox blow dan tangki bahan bakar yang terlalu dekat dengan pembuangan. Karena terlalu dekat, maka ada kemungkinan bahwa selang bisa meleleh.

Hal ini bisa menyebabkan bahan bakar tersemprot ke seluruh manifold dan kemungkinan kebakaran. Ducati memperingatkan pengendara untuk waspada terhadap asap saat idle atau bau karet terbakar yang berasal dari sekitar sisi kiri bawah fairing.

Kasus pertama yang memicu hal ini terjadi pada Supersport pada awal Maret 2018. Sejak itu, perusahaan kemudian menerima dua laporan lain tentang kebakaran dalam waktu singkat.

Salah satu laporan itu berasal dari Amerika Serikat. Kemudian Ducati mengambil langkah recall kepada seluruh Ducati di seluruh dunia.

Ducati telah mengingatkan jaringan angkut dealer di Amerika Utara dan konseumen mereka melalui surat mulai Agustus 2018. Konsumen pun hanya tinggal membawa kendaraannya ke dealer terdekat dan dilakukan pemeriksaan ulang. Tentu hal ini akan gratis.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami