Dual Jet Mesin Mobil Kecil Suzuki Kelak

Memanfaatkan momen Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016, Suzuki Indonesia menampilkan teknologi mesin terbarunya, yakni dual jet. Mesin dengan kode K10C ini merupakan pengembangan dari mesin berkapasitas 1.000 cc yang mampu menghasilkan kompresi sangat tinggi di kelasnya yakni 1:12.

Selasa, 16 Agustus 2016 21:15
Foto: Hafid
Editor : Albert

Otosia.com -

Memanfaatkan momen Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016, Suzuki Indonesia menampilkan teknologi mesin terbarunya, yakni dual jet. Mesin dengan kode K10C ini merupakan pengembangan dari mesin berkapasitas 1.000 cc yang mampu menghasilkan kompresi sangat tinggi di kelasnya yakni 1:12.

Mengadopsi sistem dual injection, dimana penggunaan dua injektor memungkinkan pangabutan bahan bakar lebih cepat mengisi ruang pembakaran. Menyebabkan efisiensi dapat tercapai lebih baik.

Dengan kompresi setinggi itu di mesin berkapasitas kecil yang sangat jarang ditemui, risiko knocking (menggelitik) menjadi cukup tinggi. Untuk itu Suzuki mengakalinya dengan meningkatkan bentuk kepala piston menyerupai mangkuk.

Selain itu, Suzuki menerapkan teknologi baru yakni Water-cooled EGR (Exhaust Gas Recirculation). Teknologi ini mengizinkan udara hasil pembakaran didaur ulang menjadi dingin ke dalam saluran intake. Guna menurunkan suhu ruang pembakaran yang berisiko menyebabkan knocking (menggelitik).

Penigkatan lainnya yaitu penggunaan piston-cooling oil jets yang mendinginkan bagian bawah piston, optimalisasi bentuk water jacket dan pengurangan gesekan antara komponen di ruang pembakaran.

Disamping mesin baru, Suzuki Indonesia turut memperkenalkan 'The New Generation Platform'. Platform ini secara efisien meningkatkan kekokohan, mengurangi berat dengan melakukan desain ulang yang mendasar dari struktur bodi mobil. Serta mengoptimalkan desain kendaraan secara keseluruhan, termasuk bagian yang berada di bagian bawah kendaraan.

Hal tersebut juga mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar, keamanan, penanganan, stabilitas, dan kinerja NVH (Noise, Vibration, & Harshness) di seluruh lini produk. Pengurangan berat kendaraan 100 kg pada unit akan meningkatkan 5 sampai 6 persen efisiensi bahan bakar sehingga mampu mengurangi beban pada mesin itu sendiri. Teknologi ini juga bisa meningkatkan akselerasi dan kestabilan mobil pada saat dikendarai sekaligus meningkatkan faktor keamanan.

Info seputar mobil terbaru lainnya...

(kpl/fid/abe)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami