Dua Pelaku Curanmor Nyasar ke Markas TNI, Masih Bawa Motor Curian

Niatan mencuri motor dua pemuda berakhir nahas. Kedua pencuri justru masuk ke markas TNI Batuporon dengan penjagaan ketat.

Senin, 04 November 2019 22:15
Dua Pelaku Curanmor Nyasar ke Markas TNI, Masih Bawa Motor Curian Dua pelaku curanmor yang nyasar ke markas TNI Batuporon (Merdeka.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Konyol sekaligus lucu, dua pelaku pencurian sepeda motor alias curanmor di Bangkalan seolah justru masuk ke mulut macan. Bagaimana tidak, kedua pelaku curanmor itu malah masuk ke markas TNI.

Markas TNI yang mereka masuki pun bukan markas sembarangan. Mereka masuk ke markas Batuporon. Kompleks TNI ini memiliki penjagaan terketat, lantaran di sanalah tempat penyimpanan senjata TNI AL terbesar di Jawa Timur.

Berawal dari sebuah keteledoran, Bambang Wuryanto, masuk ke tokonya di Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal. Entah lupa atau memang terbiasa, pria 48 tahun itu turun dari sepeda motor dengan kunci masih tergantung di tempatnya.

Melihat ada kesempatan mencuri, dua pemuda Yusuf dan Nur Hariyanto, masing-masing berusia 22 dan 25 tahun pun tergiur. Rencana disusun. Yusuf turun, lalu ke toko Bambang untuk membeli rokok.

Rampung beli rokok, Yusuf langsung menaiki sepeda motor Vario milik pegawai negeri itu dan langsung tancap gas ke arah selatan. Menyadari sepeda motornya dicuri, Bambang mengejar dengan sepeda pinjaman.

 

1 dari 1 Halaman

Tak Kenal Medan

Mungkin karena tak kenal medan, Yusuf terus melaju ke arah selatan diikuti Nur Hariyanto yang naik sepeda motor lain. Mereka tak sadar, bahwa jalur yang dipilih tak punya terusan dan berakhir di kompleks gudang senjata TNI itu.

Tak ada jalur lain untuk kabur. Sebelah kiri hutan belantara, sebalah kanan lautan luas. Satu-satunya opsi adalah putar balik, namun tak mungkin karena bakal diadang Bambang yang pastinya sudah geregetan.

Maka, mereka terus maju ke kompleks TNI dan tertangkap di sana. Yang terjadi selanjutnya tak ada yang tahu. Namun dari foto-foto yang beredar, wajah dua pemuda asal Desa Tambin, Kecamatan Tragah itu tampak kusut.

"Mereka sekarang ditahan di Polsek Kamal," kata Kabag Humas Polres Bangkalan, AKP Suyitno, Minggu (3/11/2019).

Sumber: Merdeka.com

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami