Driver Ojol Dibayar Pakai Mata Uang Asing, Beruntung atau Buntung?

Rezeki sudah ada yang mengatur. Termasuk rezeki nomplok seperti yang dialami para driver ojek online, yang tak sengaja di bayar dengan mata uang asing. Ada yang menang banyak, ada juga yang merugi.

Jum'at, 02 Agustus 2019 11:15
Driver Ojol Dibayar Pakai Mata Uang Asing, Beruntung atau Buntung? Driver ojol dibayar pakai mata uang asing (Instagram/lambeonlen)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Ojek online menjadi alternatif transportasi umum yang mudah. Tak terkecuali bagi turis asing yang kerap memakai jasa mereka di Indonesia.

Saat membayar, beberapa turis asing itu ternyata memberikan uang dari negaranya. Hal itu bisa saja menguntungkan driver, tapi bisa juga merugikan. Karena nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing berbeda-beda.

Jika mendapatkan uang dari negara lebih powerful, menang banyak dong drivernya. Tapi kalau tidak, ya apes berarti.

Nah, berikut pengalaman para driver ojol yang dibayar pakai mata uang asing yang dihimpun brilio.net:

1 dari 7 Halaman

Mujur

Mujur

Jadi kalau dapat orderan bule, enggak usah ditolak. Siapa tahu bernasib mujur kayak driver satu ini.

 

2 dari 7 Halaman

Auto Sultan

Auto Sultan

Itu uang berharga hampir 10 kali lipat biaya perjalanan.

3 dari 7 Halaman

Durian Runtuh

Durian Runtuh

Nominalnya sih cuma selembar 10.000. Tapi kalau ditukar bisa dapat Rp1 juta lebih tuh!

4 dari 7 Halaman

Enggak Berlaku

Enggak Berlaku

Uang ini enggak berlaku di Indonesia. Masih bisa disebut mata uang asing, kan?

5 dari 7 Halaman

Apes Deh

Apes Deh

Waduh, apes juga. Mau tukar ke money changer juga pasti malu.

6 dari 7 Halaman

Tetap Bersyukur

Tetap Bersyukur

Pantes rambutnya berdiri semua. Kalau ditukar cuma dapat Rp12 ribu doang tuh.

7 dari 7 Halaman

Auto Libur Seminggu

Auto Libur Seminggu

Wah, kalau dapat segini sih langsung auto nggak ngojek selama seminggu nih.

(kpl/tys)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami