Tak Hanya Ciri Fisik, Ini Cara Ketahui Kelayakan Ban Kendaraan

Tanda-tanda ban mobil harus diganti bisa dilihat dari tanda-tanda fisiknya. Jika terdapat sobek kecil pada dinding, ban masih bisa diperbaiki.

Minggu, 28 Juni 2020 11:15
Tak Hanya Ciri Fisik, Ini Cara Ketahui Kelayakan Ban Kendaraan Ilustrasi memeriksa kondisi ban (Peugeot)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - Ban merupakan komponen yang sangat vital bagi kendaraan dan terkait erat dengan faktir keselamatan dan kenyamanan di jalan. Pasalnya ban menjadi komponen yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.

Komponen kaki-kaki yang satu ini tak selamanya mendapatkan beban ideal, sehingga membuat ban bekerja keras. Akibatnya muncul beberapa kerusakan pada ban, hingga mengharuskan karet bundar tersebut segera diganti karena tidak aman jika tetap digunakan.

Jika dipaksakan melibas jalan, ban rusak akan membuat tidak nyaman bagi pengendara maupun penumpangnya, bahkan mengancam keselamatan jiwa. Karena itu sering diingatkan jangan menganggap sepele permasalahan ban. Sebab bisa saja ban yang digunakan tidak dapat bekerja sesuai fungsinya.

 

 

1 dari 3 Halaman

Untuk menghidari masalah di jalan, ada beberapa indikasi penyebab ban rusak yang harus segera diganti selain tapak atau profil ban yang sudah tipis atau habis. Jadi perhatikan betul tanda-tanda tersebut.

"Ciri lainnya juga dapat dilihat pada indikator keausan ban atau TWI (tread wear indicator). Langkah ini bisa dilihat pada dinding ban kendaraan. Lihat juga periode produksi ban ada pada permukaan. Umumnya periode minggu dan tahun produksi ban keluar dari pabrik," tukas Head of Aftersales dari Astra Peugeot, Aidil Swastomo.

Usia produksi ban ideal berada di bawah 2 tahun. Performanya masih prima di luar pemakaian yang ekstrim. Contohnya 4019 pada permukaan ban, artinya ban diproduksi minggu ke-40 pada tahun 2019.

2 dari 3 Halaman

Cara lainnya adalah dengan mendengar suara dari ban. Ban yang sudah lama atau performanya menurun, biasa menimbulkan suara bising.

Tingkat elastisitas karet pada ban semakin lama akan mengeras sehingga menimbukan suara yang lebih bising daripada kondisi normalnya. Kepekaan pendengaran akan menjadi kunci mengetahui permasalahan ini.

Tanda fisik lainnya, jika permukaan ketebalan tapak ban sudah di bawah 60 persen sebaiknya diwaspadai dan segera melakukan penggantian.

3 dari 3 Halaman

Permukaan profil ban robek atau tampak benjol juga harus segera diganti. Jika bagian dinding ban yang robek kecil tentu masih dapat diperbaiki, selama lebar ukuran kerusakan tidak lebih dari setengah centimeter. Namun kerusakan robek pada tapak ban, sebaiknya segera diganti. 

Begitu pula jika terjadi benjol pada ban, Kondisi ini biasanya disebabkan kawat bagian dalam ban ada yang putus atau rusak. Agar lebih pasti, pengecekan kondisi ban kendaraan dapat dilakukan di bengkel-bengkel terpercaya.

"Karena tidak hanya di cek mengenai kelayakan dari ban, kondisi kaki-kaki juga akan di periksa secara menyeluruh apabila perlu juga dilakukan spooring dan balancing pada kondisi kaki-kaki agar bekendara semakin aman dan nyaman," pungkas Aidil.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami