Diduga Curi Teknologi Mobil Listrik, Pabrikan China Diincar FBI

Pada iOS terbaru, iPhone dan Apple Watch bisa digunakan sebagai kunci mobil.

Senin, 10 Februari 2020 14:15
Diduga Curi Teknologi Mobil Listrik, Pabrikan China Diincar FBI Mobil listrik Ford Mustang Mach E (caranddriver.com)

Editor : Cornelius Candra

Otosia.com - Ketegangan antara China dan Amerika Serikat memang sudah tak terlalu tinggi. Namun, kedua negara itu masih terus berseteru di bidang otomotif.

Bahkan, mengutip dari Carscoops.com, Direktur FBI, Christoper Wray, menyebut bahwa pemerintah China saat ini sedang mencoba untuk melampaui Amerika Serikat (AS) di bidang ekonomi dan teknologi.

1 dari 2 Halaman

Christoper Wray

Namun, Wray menyebut cara yang ditempuh dengan menggunakan biaya AS. Dengan kata lain, ia menyatakan bahwa Negeri Tirai Bambu melakukan hal yang tidak halal, melalui pencurian inovasi.

"Kami melihat perusahaan-perusahaan China mencuri kekayaan intelektual AS untuk menghindari persaingan inovasi, dan menggunakannya untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan AS," ujar Wray.

2 dari 2 Halaman

Mobil listrik Rivian

Ia pun menegaskan bahwa ini adalah masalah yang besar. Wray mengungkap pihaknya saat ini sedang melakukan sekitar 1.000 investigasi terhadap upaya pencurian teknologi yang dilakukan oleh China terhadap AS.

Director of The National Counter Intelligence and Security Center atau pusat kekayaan intelektual pun mengatakan ada beberapa teknologi pesawat dan kendaraan listrik yang dicuri oleh China.

(kpl/crn)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami