Di Kota Ini Bunyikan Klakson Kendaraan Pernah Dilarang, Mengapa?

Pemerintah New York pernah melarang membunyikan klakson dengan memasang rambu di seantero kota

Kamis, 11 Juni 2020 17:45
Di Kota Ini Bunyikan Klakson Kendaraan Pernah Dilarang, Mengapa? Membunyikan klakson sembarangan di Inggris bisa didenda (Ilustrasi/thesun.co.uk)

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Mobil atau motor yang tersedia saat ini, pasti sudah dilengkapi dengan klakson. Komponen ini memang memiliki fungsi yang penting, sebagai sarana komunikasi antar kendaraan. Meskipun, memang terkadang bunyi klakson yang terus menerus dibunyikan cukup mengganggu pendengaran.

Klakson pada kendaraan bermotor mempunyai fungsi yang cukup penting. Pasalnya menjadi penanda dan cara berkomunikasi antar pengendara. Namun, jangan sampai dibunyikan berulang kali ya Otolovers. Itu akan menggangu pengendara lainnya.

Di belahan dunia lain, kondisi ini membuat otoritas terkait mengeluarkan keputusan melarang membunyikan klakson. Hal ini, salah satunya, pernah dilakukan otoritas New York, Amerika Serikat (AS), tiga puluh tahun yang lalu.

Pada medio 1980-an, Pemerintah New York mulai melarang membunyikan klakson dengan memasang rambu di seantero kota.

1 dari 2 Halaman

Melansir Merdeka.com dari laman New York Times mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup. Mereka ingin orang "terbebas" dari bunyi-bunyian yang mengganggu itu.

Jika ada pengendara yang tertangkap tangan bunyikan klakson akan dikenai denda mencapai US$350 atau sekitar Rp4,6 juta.

Sebelum ada aturan ini, para pengendara lebih suka bunyikan klakson ketimbang injak rem saat melihat mobil atau pejalan kaki di depan mereka.

2 dari 2 Halaman

Klason Sebagai Penghinaan

Jeffrey Muttart, ahli keselamatan berkendara dari University of Massachusetts, mengatakan bahwa bahkan ketika pengemudi menggunakan klakson, itu lebih ditunjukkan sebagai penghinaan. "Itu bukan untuk peringatan bahaya," terang Muttart.

Namun, apakah kemudian aturan itu berlaku? Ternyata tidak. Aturan ini tidak diindahkan. Bahkan pada akhir 2013 lalu, aturan ini akhirnya dihapus.

Dikutip dari laman npr.org, Pejabat Departemen Transportasi mengatakan jika rambu larangan membunyikan klakson membuat "kekacauan visual". Hanya saja di balik itu semua, para kritikus katakan bahwa pencabutan aturan ini menjadi bukti otoritas terkait kalah melawan kebisingan.

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami