Deretan Pensiunan Jenderal TNI dan Polri yang Hobi Geber Moge di Jalan Raya

Hobi mahal geber moge tak hanya dimiliki oleh konglomerat, tapi juga beberapa pensiunan jenderal TNI dan Polri. Salah satunya Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago yang belakangan namanya menjadi sorotan publik.

Rabu, 04 November 2020 18:15
Deretan Pensiunan Jenderal TNI dan Polri yang Hobi Geber Moge di Jalan Raya Presiden RI Kedua, Soeharto (Istimewa/Merdeka.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Motor gede alias moge memang biasa menjadi mainan orang berduit. Tapi rupanya tak hanya para konglomerat Tanah Air yang hobi geber moge.

Beberapa pensiunan jenderal TNI ataupun Polri juga punya hobi mahal ini. Sebut saja, mantan Wakapolri Komjen (Purn) Nanan Soekarna.

Kemudian ada lagi beberapa nama lain, seperti dikutip dari Merdeka.com, berikut daftarnya:

1 dari 5 Halaman

Jenderal Polisi (Purn) Roesmanhadi

Sosok pensiunan pertama ialah Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Pur) Roesmanhadi. Ia dikenal sebagai penggemar Harley Davidson. Namanya tercatat sebagai ketua Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI).

Mantan Kapolri periode 1998 sampai 2000 ini diektahui kerap melakukan touring dengan rombongan moge. Saat memperingati Kebangkitan Nasional, Roesmanhadi ikut serta dalam touring Jalur Merah Putih (JMP) 2008, yang dimeriahkan bersama 273 pemilik motor Harley Davidson lainnya.

Saat mengetuai IMBI tahun 2011, Roesmanhadi secara jantan meminta maaf pada Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Saat ada anggotanya yang arogan berkendara di Bali.

"Kami selaku Ketua Panitia Munas dan Jambore IMBI 2011 dengan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian dan insiden serta arogansi peserta Ngurah Rai Tour 2011 yang berjumlah lebih dari 200 pengendara motor besar," tulis Roesmanhadi seperti disampaikan Ketua Panitia Munas dan Jambore IMBI Bali Ngurah Rai Tour 2011 Anak Agung Putu Ngurah Bagiarta.

2 dari 5 Halaman

Mantan Kepala Staf TNI AU Marsekal (Purn) Rilo Pambudi

Mantan Kepala Staf TNI AU Marsekal (Purn) Rilo Pambudi juga dikenal gemar menggeber motor besar. Jenderal bintang empat ini kerap touring dengan Harley miliknya.

Dia termasuk yang jarang dikawal, biasanya memilih untuk mengendarai motornya sendirian. Ketika mengikuti touring, Rilo tak ingin rombongan moge mendapat perlakuan istimewa. Termasuk saat polisi mengawal konvoi moge.

Pernah suatu ketika, Rilo meminta polisi yang mengawal touring moge untuk tidak memukuli angkot yang dianggap menghalangi konvoi. Cerita ini tertulis dalam buku 'Kisah Sejati Prajurit Paskhas' yang ditulis Beny Adrian dan diterbitkan oleh PT Gramedia tahun 2013.

"Nggak usah begitulah, kita biasa saja," kata Rilo.

3 dari 5 Halaman

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Nanan Sukarna

Sosok pensiunan berikutnya ialah Mantan Wakil Kepala Polri Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna. Dia termasuk pecinta motor gede merek Harley Davidson yang aktif di klub.

Hingga sang jenderal bintang tiga tersebut dipercaya untuk memimpin Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) periode 2011-2016.

Selama memimpin HDCI, Nanan terkenal tegas pada anggota klub yang dianggap melanggar peraturan saat berkendara. Pihaknya akan menindak anggota motor gede (moge) yang betul-betul melanggar lalu lintas secara pribadi.

"Kalau ada oknum kita tindak tegas, karena merusak organisasi. Seorang oknum harus mempertanggungjawabkan. Saya komit selalu, kalau tak ada suratnya silakan ditilang," kata Nanan di SCBD, Jakarta, Minggu (16/8).

 

4 dari 5 Halaman

Presiden Kedua RI Soeharto

Presiden RI kedua Soeharto juga masuk dalam daftar jenderal dari TNI yang hobi menggeber motor gede (moge). Saat mengendarai moge, beliau kerap mengajak bawahannya untuk duduk di sespan moge bernomor polisi B 4712 H miliknya.

Mantan Wakil Presiden BJ Habibie menjadi salah satu orang yang beruntung. Ia bisa berkendara bersama, duduk santai di samping Pak Harto.

Mengenakan jaket kulit dan helm half face, Pak Harto kerap mengendarai moge di lingkungan Istana Merdeka.

Meski begitu, hobi geber moge Pak Harto sempat ditentang oleh sang istri tercinta. Ibu Tien diketahui pernah memarahi ajudan Pak Harto, Suyono sebab mengetahui suaminya mengendarai moge.

5 dari 5 Halaman

Jenderal TNI Purn Djamari Chaniago

Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago juga menyukai motor besar. Hal ini terlihat setelah peristiwa pengeroyokan pengendara rombongan moge terhadap 2 anggota TNI.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan Djamari merupakan ketua rombongan dari klub Moge tersebut.

"Dia kan ini ketua rombongan, Letnan Jenderal TNI Purnawirawan (Djamari) Chaniago. Iya (ada), dia kan di rombongan depan," kata Bayu saat dihubungi merdeka.com, Minggu (1/11).

Namun saat terjadi peristiwa pengeroyokan, Djamari sudah berada di depan. Sehingga tidak mengetahui kejadian secara langsung.

Saat itu, jumlah rombongan Moge yang diketuai oleh Djamari berjumlah 21 kendaraan. Namun, Djamari tak sempat melerai insiden.

"Enggak, jadi dia kan rombongan di depan enggak tahu. Jadi begini, jadi ada 21 Moge kan, nah yang 11 kendaraan itu sudah di depan, ini yang 10 ini kan tertinggal dia. Karena tertinggal, dia kan mungkin nambah kecepatan atau bagaimana," jelasnya.

Penulis: Kurnia Azizah

Sumber: Merdeka.com

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami