Damri Merugi, Layanan Sejumlah Rute Dihentikan Sementara

Damri mengalami kerugian dan kesulitan dalam biaya operasional, karena itu perusahaan memutuskan untuk menghentikan sementara waktu sejumlah rute bus

Jum'at, 29 Oktober 2021 16:15
Damri Merugi, Layanan Sejumlah Rute Dihentikan Sementara Damri. ©2018 Merdeka.com

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Sejumlah rute bus Damri di Kota Bandung dihentikan untuk sementara waktu. Hal ini didasari karena beberapa kendala yang tengah dihadapi perusahaan.

Keputusan ini diberlakukan sejak Kamis (28/10/2021) berdasarkan keterangan pengumuman dengan nomor surat 968/UM.001/10/GM/X-2021. Di pengumuman ini dijelaskan alasan penghentian sebagian layanan rute karena kerugian yang terjadi.

"Berhubungan kinerja keuangan bus kota Damri Bandung mengalami kerugian dan kesulitan biaya operasional maka terhitung mulai tanggal 28 Oktober 2021 seluruh layanan bus kota damri Bandung untuk sementara berhenti operasional. Demikian untuk dimaklumi, terimakasih," tertulis dalam pengumuman tersebut.

1 dari 4 Halaman

Pengumuman yang ditandai cap basah pihak manajemen tersebut beredar di media sosial dan mendapat beragam komentar dari warganet.

Diduga kinerja perusahaan mulai bermasalah sejak pandemi Covid-19 terjadi. Kemudian, pada September lalu pegawai sempat terkendala mendapatkan upah selama tujuh bulan.

2 dari 4 Halaman

Dari informasi yang berhasil dihimpun, layanan Bus Damri dihentikan sementara adalah Cicaheum-Cibeureum; Ledeng- Leuwipanjang; Dipatiukur-Leuwipanjang; Elang-Jatinangor via Cibiru.

Lalu Dipatiukur- Jatinangor; Kebon Kalapa- Tanjung Sari; Cicaheum- Leuwipanjang; Alun- Alun Bandung-Ciburuy. Sedangkan Tiga rute lainnya masih beroperasi. Yakni Jatinangor-Elang via tol, Cibiru-Kebon Kelapa, Alun-alun-Kota Baru Parahyangan.

3 dari 4 Halaman

Corporate Secretary Perum Damri, Sidik Pramono menjelaskan bahwa kinerja perusahaan mengalami gangguan karena penggunaan bus tidak besar. Selain itu, warga banyak memilih kendaraan pribadi atau menggunakan transportasi publik yang lain dalam melakukan perjalanan.

Sebagai gambaran, menurut dia, kerugian yang dialami perusahaan sepanjang tahun 2020 sekitar Rp 220 miliar.

"Keputusan ini dengan berat hari diambil oleh Damri untuk menekan kerugian dan menjaga keberlangsungan usaha perusahaan," kata dia.

4 dari 4 Halaman

Pihaknya mengaku terus mengevaluasi segmen usaha yang dijalankan. Selain itu, ia memastikan layanan transportasi tidak akan terganggu. Salah satu upayanya membuka pembicaraan dengan pihak pemerintah.

"Di luar segmen bus kota, Damri Bandung tetap mengoperasikan secara normal segmen-segmen AKDP, AKAP, penugasan angkutan perintis, rute BRT Majalaya, dan angkutan Disabilitas," ucap dia.

Penulis: Aksara Bebey

Sumber: Merdeka.com

(kpl/ahm)

TAGS :
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami