Crutchlow konfirmasi cedera gara-gara keju parmesan

Sementara Valentino Rossi cedera patah kaki akibat kecelakaan enduro, Cal Crutchlow justru mengalami cedera jari dengan penyebab yang agak 'remeh', yakni gara-gara keju parmesan!

Jum'at, 08 September 2017 13:00
Cal Crutchlow (c) AFP
Editor :

Otosia.com - Sementara Valentino Rossi cedera patah kaki akibat kecelakaan saat berlatih enduro, Cal Crutchlow justru mengalami cedera jari dengan penyebab yang agak "remeh", yakni gara-gara keju parmesan! Ada apa dengan keju parmesan? Rider LCR Honda ini pun berkisah soal cederanya dalam jumpa pers MotoGP San Marino di Misano pada hari Kamis (7/9).

Cedera ini didapat Crutchlow saat membantu sang istri, Lucy Crutchlow memasak makan malam di Italia pada hari Minggu (3/9). Saat memotong keju parmesan, pisau yang dipakai Crutchlow pun melukai jari telunjuk kirinya. Sempat dikhawatirkan bakal absen di Misano, Crutchlow justru santai-santai saja.

"Memotong keju parmesan adalah hal berbahaya," guraunya. "Saya harap saya bisa memberi cerita menarik, seperti berkelahi dengan beruang atau cerita bagus lainnya, tapi jujur saja saya tidak memasak. Lucy lah yang memasak, karena saya tak jago masak. Tapi saya memotong keju untuk makan malam yang disiapkan Lucy, dan pisau menembus keju dan langsung melukai jari saya," tuturnya kepada Crash.net.
Cal Crutchlow (c) AFP
Crutchlow mengaku sempat tak terlalu terganggu, namun akhirnya memutuskan ke dokter pada hari Senin (4/9). "Ada darah dan saya agak pusing, tapi tidur saya tak terganggu. Keesokan harinya, saya bangun dan masih banyak darah mengalir. Saya mengeluarkan sepeda untuk pergi, dan saya pikir lebih baik pergi ke dokter dan ia berkata saya harus ke rumah sakit," lanjutnya.

Usai menjalani operasi di Italia, rider Inggris ini pun segera terbang ke Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol untuk menjalani aktivitas sponsor bersama timnya, juga Stefan Bradl dari Red Bull Honda WorldSBK dan Stoffel Vandoorne dari McLaren-Honda Formula 1. Dalam event tersebut, Crutchlow sempat mengendarai motor RC213V miliknya.

"Para dokter Italia benar-benar ganas. Mereka tak memberi pereda rasa sakit atau apapun, langsung mengutak-atik jari saya dan saya tak suka. Mereka pun menyadari tendon saya rusak dan sobek, jadi mereka langsung melakukan operasi demi menyambungnya kembali. Memang hari Senin yang buruk, tapi saya bisa berkendara pada hari Selasa di Barcelona. Memang sulit, tapi masih memungkinkan," pungkasnya. (cn/kny)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami