Cerita Darius Sinathrya dan Donna Agnesia Touring Tembus Himalaya

Keseruan perjalanan Darius Sinathrya dan Donna Agnesia terekam dan bisa ditonton kembali di kanal Youtube Darius. Meskipun perjalanannya bersama tim Himalayan Ridge sempat terkendala acute mountain sickness, tapi mereka berhasil sampai ke puncak Himalaya.

Jum'at, 13 September 2019 07:15
Cerita Darius Sinathrya dan Donna Agnesia Touring Tembus Himalaya Petualangan tim Himalayan Ridge ke Himalaya (istimewa)

Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Pasangan selebritis Indonesia, Darius Sinathrya dan Donna Agnesia merasakan pengalaman tak terlupakan saat touring dengan sepeda motor ke pegunungan Himalaya, di India Utara. Bagi Donna, ini merupakan pertama kalinya dia dibonceng jauh bersama sang suami, ke Himalaya.

"Biasanya sih dibonceng suami paling di kota aja, kayak sunmorian gitu. Muter-muter cari kulineran, trus pulang lagi. Nah ini, gak tanggung-tanggung, dibonceng ke Himalaya, lewatin pegunungan, sungai, jalan berbatu, naik turun, berpasir dan berlumpur. Sehari dibonceng 7 jam, tapi seru, asyik," kata Donna.

Donna Agnesia dan Darius Sinathtrya saat touring ke Himalaya (istimewa)

Dalam touring dari Jakarta ke Himalaya, pasangan artis ini ditemani salah satu jurnalis senior Wisnu 'Gareng' Guntoro yang menjadi kepala Tim Himalayan Ridge. Tim Himalayan Ridge sendiri menggunakan Royal Enfield Himalayan.

"Selama perjalanan tim Himalayan Ridge tidak mengalami sedikit pun masalah teknis, meski kami harus menghadapi medan-medan jalan yang berat di atas ketinggian 4.000 Meter, bahkan pada suhu ekstrem di bawah nol derajat selsius," kata Gareng

Selain keseruan perjalanan memacu adrenalin, perjalanan pasangan selebriti ini pun memiliki misi sosial, yang mana melalui perjalanan ini Darius membuka donasi yang saat ini sudah terkumpul Rp 100 juta untuk pembangunan gedung sekolah PAUD di NTT dan akan berakhir 15 hari lagi.

1 dari 2 Halaman

Acute Mountain Sickness

Acute Mountain Sickness

Darius mengisahkan Tim Himalayan Ridge sempat menerima tekanan altitude sickness atau acute mountain sickness (AMS), saat melintasi Himalaya di ketinggian 4.200 Meter hingga 4.700 Meter. Rasa itu memberikan tekanan kuat pada saraf-saraf di leher dan kepala, sehingga menimbulkan rasa sakit.

Mereka harus naik dari ketinggian 3.000 Meter di Distrik Keylong menuju kawasan gersang tanpa kehidupan di Sarchu pada ketinggian lebih dari 4.000 meter. Jarak yang pendek dengan ketinggian yang ekstrim ini membuat gejala altitude sickness tidak bisa dihindari. Apalagi tim perlu bermalam di ketinggian 4.200 meter.

"Saya dan tim mengalami altitude sickness di sini. Kepala rasanya mau pecah, sakit banget. Tidur gak bisa, kepala geleng kanan dan kiri waktu tidur karena kepala sakit sekali. Saya juga pakai oksigen saat udara menipis di pegunungan. Untung saya minum obat khusus mengatasi altitude sickness, tapi efeknya jadi harus sering-sering buang air kecil," ungkap Donna.

Meski begitu, Tim Himalayan Ridge tetap mampu melanjutkan perjalanan hingga mencapai jalan raya tertinggi di dunia, 5.359 meter dari dasar permukaan laut, di Khardung La Gompa, Leh Ladakh, Jammu dan Kashmir, India.

2 dari 2 Halaman

Vlog Kebaikan Tanpa Batas

Vlog Kebaikan Tanpa Batas

Petualangan Darius dan Dona telah dibuatkan video. Pemutaran perdana serial Himalayan Ridge sekaligus menandai bisa dinikmatinya Vlog tersebut oleh publik melalui kanal Youtube Darius Sinathrya. Di samping itu kegiatan nonton bareng Himalayan Ridge ini juga bertujuan untuk menyosialisasi program #KebaikanTanpaBatas yang tengah dilakukan oleh Darius dan Donna bersama Oli TOP 1.

Vlog ini menceritakan pengalaman keduanya saat menikmati tantangan perjalanan ke jalan tertinggi di dunia di pegunungan Himalaya. Ia bersama istri ingin berbagi pengalaman. Baik Darius dan Donna berharap apa yang disampaikan pada Vlog tersebut dapat menambah informasi tentang rute dan kondisi jalan di Himalaya, serta mampu menghibur para pecinta perjalanan dan petualangan

"Sekarang saya bisa merasakan betapa sulitnya memproduksi video dan foto di Himalaya. Bersyukur kami memiliki orang-orang yang profesional yang juga mahir bermain motor. Tanpa mereka mustahil kami bisa menghadirkan Vlog Himalayan Ridge dalam lima seri ini," tutup Darius.

(kpl/nzr/tys)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami