Catat! Ganti Oli Mesin Tak Boleh Kurang atau Lebih

Mengganti oli mesin, harus dalam takaran yang tepat. Tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih.

Jum'at, 01 November 2019 21:15
Catat! Ganti Oli Mesin Tak Boleh Kurang atau Lebih Ilustrasi mengganti oli mobil (cbc.ca)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Mengganti oli mesin kendaraan harus dilakukan secara brkala. Agar kondisi mesin tetap sehat, dan performa tetap prima. Perlu diingat, saat mengganti oli pun harus dalam takaran yang tepat.

Melansir laman resmi Hyundai Indonesia, dampak jika mengisi oli berlebihan bisa menggenangi poros engkol. Akibatnya, oli tidak bisa melumasi komponen mesin dengan baik dan gesekan antara komponen mesin akan kasar.

Hal inilah yang berpotensi menyebabkan rusaknya kualitas oli, dan keausan komponen menjadi lebih cepat. Efek yang satu ini masih ada hubungannya dengan yang pertama.

Biasanya, poros engkol tidak terendam oleh oli mesin, sehingga gerakannya terbebas dari hambatan zat cair. Namun, saat poros engkol terendam oleh cairan oli, maka pekerjaan piston menjadi menjadi lebih berat.

 

1 dari 1 Halaman

Jika Oli Kurang

Jika ini terjadi maka ada dua kemungkinan, yaitu RPM mesin tidak akan maksimal atau bensin menjadi lebih boros. Selain itu, untuk efek buruk kekurangan pelumasan pada mesin, yakni risikonya mesin akan mudah panas.

Sistem pelumas pada material atau komponen di dalam mesin menjadi tidak maksimal hingga menimbulkan keausan yang berakibat fatal.

Selanjutnya, komponen penting yang ada di mesin seperti silinder, blok, dan ring piston jadi lebih cepat aus dan baret.

Kalau cepat aus itu berarti umur pemakaiannya jadi lebih pendek. Hal ini juga bisa membuat kompresi jadi lemah dan kinerja mesin dijamin bakal menurun. Dampak fatal dari kekurangan oli adalah mesin mobil bisa turun mesin.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami