Cara Bedakan Aki Baru dan Rekondisi, Hati-Hati Baru Beli Cepat Soak

Aki baru beli tetapi sudah soak. Padahal, umurnya pun belum setahun, atau bahkan hitungan tiga bulan saja.

Rabu, 07 Maret 2018 13:15
Ilustrasi : Wahyu
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Dimas Wahyu

Otosia.com - Aki baru beli tetapi sudah soak? Padahal, umurnya belum setahun atau bahkan masih tiga bulan? Problem semacam inilah yang belakangan merugikan konsumen setelah ramainya pemalsuan produk aki.

"Itu aki ya asli. Milihnya susah. Mau bagaimana, orang benar-benar asli," ujar Satriawan Agung atau Tumenggung, Corporate Public Relation Officer PT Wacana Prima Sentosa, di Fast Pancoran, Jakarta, produsen aki Massiv.

Aki yang cepat sekali rusak umumnya merupakan aki bekas yang kemudian direkondisi. Namun, bukan berarti aki rekondisi tidak bisa dikenali. 

Muksin, Technical Operational Fast Pancoran, kemudian memberikan gambaran soal aki-aki asli yang sebenarnya hasil rekondisi itu.

"Biasanya terminal sudah mulai gores, cover sudah mulai gembung. Tampilan warnanya juga sudah mulai menghitam. Kalau sudah lama tidak dipakai kan gembung. Aki basah atau kering. Kalau aki kering mungkin jarang rekondisi," kata dia.

Satu ciri lainnya yang akan mudah diketahui justru adalah harga. Kalau harga yang ditawarkan lebih murah dari harga pasarannya, maka pembeli patut curiga. Ditambah lagi, garansinya tidak akan berani lama-lama.

"Soal harga juga, harga itu bisa setengahnya. Malah dia bisa tahu kondisi berapa persen, nah itu juga mempengaruhi harga. Kalau kondisi masih 80-90 persen, ya harganya mirip-mirip dengan aki baru. Garansi mereka biasanya ngasih tiga bulan. Kalau aki baru-baru biasanya garansinya satu tahun," tambahnya.

TIPS BERGUNA LAINNYA, GENGS!

(kpl/why/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami