Bukan Solar, Mobil Lelaki Apes Ini Justru Terisi Air di SPBU

Seorang laki-laki bernama Wu di Malaysia mengalami kejadian tak menyenangkan. Mobilnya tiba-tiba mogok setelah diisi bahan bakar di sebuah SPBU.

Kamis, 11 Juli 2019 09:15
Bukan Solar, Mobil Lelaki Apes Ini Justru Terisi Air di SPBU Ilustrasi mengisi bahan bakar mobil (autoexpress.co.uk)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Seorang laki-laki bernama Wu di Malaysia mengalami kejadian tak menyenangkan. Mobilnya tiba-tiba mogok setelah diisi bahan bakar di sebuah SPBU. 

Melansir World of Buzz, insiden yang terjadi Sabtu (6/7/2019) pukul 07.00 waktu setempat itu bermula saat Wuu mengisi mobil dieselnya di sebuah SPBU. Lalu dia melanjutkan perjalanan. 

Baru sekitar 200 meter mobil melaju meninggalkan SPBU, mobil tersebut mogok dan tak bisa dinyalakan sama sekali. Wu lantas menghubungi layanan derek mobil untuk membawa mobilnya ke bengkel. 

Saat diperiksa, hasilnya mengejutkan. Bukannya solar yang ada di tangki mobil Ford Ranger miliknya. Tapi cairan itu adalah air.

"Saya segera pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan dan kembali ke SPBU untuk komplain, tetapi pihak yang bertanggung jawab mengklaim bahwa mereka telah menyegel pompa diesel dan memberi label di atasnya yang menyatakan bahwa nozzle tidak bisa dipakai," kata Wu kepada Sin Chew Daily.

1 dari 1 Halaman

Mobil Rusak Parah

Mobil Rusak Parah

Wu menambahkan bahwa staf bersikeras menyebut Wu sendiri yang melepas segel dari nozzle lalu mengisi bahan bakar diesel ke mobilnya. Sehingga Wu bisa mengklaim kompensasi dari pihak SPBU.

Tak terima dengn tuduhan tersebut, Wu kemudian menghubungi manager SPBU. Dia lantas disarankan agar melaporkan kejadian ini ke polisi. Pihak SPBU mengklaim bahwa mereka bisa membutikan kalau Wu yang melepas segel dari nozzle.

"Ketika saya kembali ke SPBU setelah mobil saya mogok, saya melihat staf menggunakan tali hitam untuk mengikat nozzle pompa bahan bakar diesel. Ketika saya mengisi mobil saya dengan diesel sebelumnya, saya tidak menemukan segel," tambah Wu.

Sayangnya, apa yang diakui Wu kurang kuat. Sebab meski ada kamera CCTV, tempat Wu mengisi bahan bakar tak terjangkau oleh CCTV. Sehingga susah untuk membeberkan apa yang sebenarnya terjadi.

Sementara itu, Wu mengatakan bahwa mobil 4WDnya rusak parah. Perbaikan mobil Wu diperkirakan menghabiskan biaya lebih dari RM 10.000 atau setara Rp 34 jutaan (Kurs RM 1 = Rp 3.064).

(kpl/tys)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami