Buang Sial, Tanjakan Emen Ganti Nama Jadi Tanjakan Aman

Pemerintah mengubah julukan Tanjakan Emen menjadi Tanjakan Aman.

Sabtu, 17 Februari 2018 13:15
Foto: Merdeka.com
Editor : Fitradian Dhimas

Otosia.com - Pemerintah mengubah julukan Tanjakan Emen menjadi Tanjakan Aman. Tujuannya, agar tidak ada lagi kecelakaan yang kerap menelan korban di daerah tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, Budi Setiyadi usai meninjau lokasi bersama Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, Ali Hasan, pihak Jasa Raharja serta Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Kami sudah berdoa untuk keselamatan bersama dan untuk para arwah korban agar diterima di sisi Tuhan. Mudah-mudahan, ini adalah kejadian yang terakhir di Tanjakan Aman ini," katanya.

Dia menyatakan, kecelakaan bus Premium Passion pada Sabtu (10/2) lalu adalah kecelakaan terparah di tahun ini setelah sebelumnya kejadian yang sama pernah terjadi di 2012 dan 2014.

Dengan adanya rentetan kecelakaan ini, Budi mengatakan, akan langsung memasang rambu-rambu untuk memberitahukan pada pengendara agar berhati-hati karena banyaknya tanjakan dan tikungan tajam di jalur ini.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum Jawa Barat juga akan membangun jalur penyelamatan (escape road) di Tanjakan Aman Subang jika sebuah mobil dirasa tidak prima.

Setelah rambu-rambu ini dipasang, dia berharap masyarakat dan aparat keamanan bisa menjaga dan memeliharanya. Karena, beberapa kali alat atau sarana prasarana keselamatan yang sudah dipasang kerap hilang.

"Alat-alat yang kita pasang seperti penerangan jalan umum (PJU) dan lampu jalan, baterainya ada yang hilang," tuturnya kepada Merdeka.com.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ali Hasan menyatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat dengan Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti permintaan Kementerian Perhubungan tersebut.

"Kami akan membahasnya di DPRD," kata politisi Golkar tersebut.

Kasat Lantas Polres Subang, AKP Budhy mengaku, sampai saat ini pihaknya masih mendalami penyelidikan kasus kecelakaan bus Premium Passion.

"Polisi masih mencari keterangan saksi-saksi lain, belum ada tersangka baru, masih satu orang yang sudah ditetapkan tersangka," ungkap Budhy.

BERITA MENARIK LAINNYA

(kpl/fdk)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami