Bikers Bicara Soal New Normal Virus Corona (COVID-19)

Sejumlah perwakilan bikers memberikan pendapatnya soal new normal. Mayoritas menyatakan bikers jangan terjebak euforia tersebut.

Selasa, 09 Juni 2020 13:15
Bikers Bicara Soal New Normal Virus Corona (COVID-19) Ilustrasi rombongan bikers (Otosia.com/Nazar Ray)

Editor : Nazarudin Ray

Otosia.com - New normal yang diterapkan oleh pemerintah masih disikapi pro dan kontra oleh masyarakat. Penerapan tatanan baru ini disebut-sebut masih belum siap dikarenakan kurva epidemi corona COVID-19 masih menunjukkan penambahan kasus per hari di Indonesia.

Definisi new normal yang menurut pemerintah Indonesia adalah sebuah tatanan baru beradaptasi dengan COVID-19 ini juga menjadi sebuah perbincangan di kalangan para pehobi sepeda motor yang tergabung dalam sebuah klub maupun komunitas. Maklum saja, bikers atau komunitas merupakan kelompok yang kerap kumpul atau nongkrong bareng.

Menurut Heri Mulyanto, Ketua Asosiasi Honda Jakarta (AHJ), new normal tidak seharusnya disikapi dengan euforia. Sebab dengan diberlakukannya new normal bukan berarti masyarakat bebas seperti sebelum adanya pandemi COVID-19.

"Jangan jadikan new normal ini sebuah euforia baru, seakan-akan membebaskan kita untuk kembali beraktivitas seperti sebelum adanya pandemi COVID-19," tukas pria yang kerap disapa Bro Abod ini.

 

1 dari 3 Halaman

Bro Abod melanjutkan bahwa new normal bukan berarti tidak lagi menerapkan protokol pencegahan penyebaran COVID-19. Namun, kita tetap bertindak produktif namun tetap memastikan aman dari penularan virus corona. Dengan cara tetap menggunakan masker saat keluar rumah, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan tetap menjaga jarak jarak atau social distancing.

Pada masa penerapan new normal, menurut Abod, AHJ tidak melarang kub-klub yang ingin melakukan kegiatan kopdar ataupun touring selama masih mengikuti standart protokoler new normal yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Soal new normal juga dikomentari oleh Deki Irawan, Pembina Xabre Owners Bandung (XOB). Sama yang dikataakan Abod, Deki menyebut bahwa new normal adalah jalan tengah terbaik agar semua sektor dapat tetap berjalan, dengan catatan tetap memenuhi protokol kesehatan ketat.

“Begitu pula dengan bikers, selama new normal harus membiasakan hidup bersih dan tentunya tetap social distancing agar terhindar dari wabah Corona,” pesan mantan Ketua Xabre Owners Indonesia ini.

2 dari 3 Halaman

Dalam masa new normal ini, Deki berpesan kepada seluruh Bikers untuk menunda kegiatan berkumpul dan menggantnyai dengan kegiatan baksos, itupun dengan massa terbatas. Kegiatan kopdar mingguan juga bisa disiasati dengan membaginya perwilayah, agar jumlah orang tidak terlalu banyak namun setidaknya masih bisa berkumpul melepas rindu.

Usahakan dalam kegiatan tersebut selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. Usai kopdar, kopsan ataupun touring, setibanya di rumah wajib mandi atau bersih-bersih dulu sebelum berinteraksi dengan keluarga.

“Jangan begadang yang akan membuat fisik jadi lemah, yang akan membuat tubuh rawan tertular virus maupun penyakit,” tambah Deki.

Lain halnya dengan Anang, Ketua Gomax Riders. Dalam menghadapi new normal, Anang mengaku sedang masa pemulihan ekonomi keluarganya. “Kita harus terus bekerja untuk pemulihan ekonomi saat ini. Hasilnya untuk bayar kredit motor dan buat touring,” ujarnya.

3 dari 3 Halaman

Menurutnya, di komunitas pengojek online dengan motor NMax ini tidak ada kopdar yang ada kopsan. Jadi, ada new normal ataupu tidak, Gomax Riders setiap hari lakukan kopsan sambil silaturahmi. “Setiap hari kita kumpul sambil kerja,” tambahnya.

Di masa new normal ini, tepatnya pada Juni mendatang Gomax Roders berencana melakukan touring silaturahmi ke Sukabumi, Jawa Barat. Di lokasi tersebut, Gomax Riders akan kembali melakukan bakti sosial seperti yang telah dilakukan sebelumnya dalam membantu masyarkat yang terdampak wabah COVID-19.

(kpl/nzr)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami