Berikut Plus Minus Sepeda Motor ABS yang Disaraankan Global NCAP

Tidak semua sepeda motor dibekali teknologi ABS. Meski begitu, teknologi pengereman ABS ini memiliki kekurangan dan kelebihan.

Jum'at, 22 November 2019 16:15
Berikut Plus Minus Sepeda Motor ABS yang Disaraankan Global NCAP Teknologi ABS (Liputan6.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Pada kampanye Stop The Crash di Bali, Global NCAP mengimbau pemerintah untuk mempertimbangkan pemakaian teknologi pengereman untuk sepeda motor seperti ABS.

Sejatinya, penggunaan rem canggih ini memang sudah terdapat di beberapa model sepeda motor, mulai dari 150cc, 250cc, sampai motor gede (moge). Namun, memang untuk kuda besi dengan mesin di bawah 150cc belum banyak yang mengaplikasikan salah satu teknologi keselamatan canggih tersebut.

Secara sederhana, rem ABS adalah fitur keselamatan yang membuat rem tidak terkunci jika dilakukan pengereman mendadak. Fitur ini sangat berguna, misalnya, di jalanan basah atau pasir.

"Bagus untuk pengguna sepeda motor di medan berpasir atau hujan," ujar Zainul Furqon, pemilik bengkel Banewmas yang terletak di Depok, Jawa Barat, kepada Liputan6.com, beberapa hari yang lalu.

1 dari 2 Halaman

Kelebihan

Dalam salah satu video yang diungggah di Youtube, didemonstrasikan bagaimana perbedaan pengereman pada motor ABS dan non-ABS di jalanan basah.

Terlihat rem ABS justru bisa menghentikan motor tanpa slip. Sementara motor non-ABS, dengan kecepatan yang sama, justru tergelincir.

Mekanik yang akrab disapa Inul itu menjelaskan, hal ini disebabkan karena sistem kerja ABS yang tak langsung mengunci, meski handle ditekan habis. Caranya mirip seperti teknik rem `mengocok` pada sistem rem biasa. Bedanya, `pengocokan` diatur secara komputerisasi.

Sementara rem non-ABS, jika handle ditekan habis, maka roda akan berhenti, padahal sepeda motor masih melaju. Ini membuat kendaraan tidak terkendali, dan akhirnya meliuk-liuk membahayakan pengemudi dan pengendara di sekitarnya.

2 dari 2 Halaman

Kekurangan

Meski demikian, rem ABS juga punya kekurangan. "Kalau dipakai untuk pengereman jarak dekat, itu kadang kejadian tabrakan," terang Inul.

Kasus ini misalnya dialami oleh Sutomo Paguci. Ia menceritakan pengalamannya menggunakan rem ABS di salah satu forum internet. Menurutnya, "rem tidak pakem di jalan berkerikil, atau kontur jalan tidak rata, atau saat rem basah terkena air. Dalam tiga keadaan ini rem ABS tidak berkerja optimal." pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/tys)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami