Berbasis Wuling Almaz, Chevrolet Captiva Jadi Mobil Amerika Rasa China

Chevrolet Captiva generasi kedua tak lagi berbasis Opel. SUV-Crossover pabrikan Amerika ini kini berbasis Baojun 530, yang artinya sama dengan Wuling Almaz.

Selasa, 26 Februari 2019 18:15
Chevrolet Captiva berbasis Baojun 530 (Autoindustriya)
Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Muhammad Ikbal

Otosia.com - Chevrolet Captiva generasi kedua tak lagi berbasis Opel. SUV-Crossover pabrikan Amerika ini kini berbasis Baojun 530, yang artinya sama dengan Wuling Almaz.

Seperti diketahui, Baojun adalah merek hasil patungan General Motor-SAIC di China. Melansir Autoindustriya, Chevrolet Colombia belum merilis seluruh detail Captiva berbasis Baojun itu.

Wajah depannya tak terlihat perbedaan yang signifikan. Emblem Baoujun di grille depan, sudah berganti menjadi emblem Chevrolet. Sisanya, bisa dikatakan keduanya kembar.

Baojun 530 (Autoindustriya)

Sedangkan di sisi sampingnya, terlihat jendela baris ketiga yang lebih kecil dibandingkan kaca bagian lainnya. Lalu di bagian belakang, tampak pintu bagasinya yang begitu besar.

Mobil ini akan menggunakan mesin berkapasitas 1.5 liter turbocharger yang menghasilkan tenaga cukup besar yaitu 145 hp dengan torsi 230 Nm. Mesin tersebut akan dikawinkan dengan sistem transmisi CVT 6-percepatan.

Hanya saja, hingga kini pihak General Motors belum mau memberikan informasi terkait apakah Captiva rasa China ini hanya akan hadir di Amerika Latin saja atau juga di kawasan Asia Pasifik.

Di Indonesia sendiri sudah ada Wuling Almaz yang memang berbasis dari Baojun 530 dan akan dipasarkan dalam waktu dekat. 

SUDAH BACA INI BELUM?

 

(kpl/ikb/tys)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami