Berawal dari Rossi vs Marquez, Kini Jadi Yamaha vs Honda

Berawal dari perseteruan Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam insiden senggolan di Malaysia, kini Yamaha Motor Racing (YMR) dan Honda Racing Corporation (HRC) ikut-ikutan perang melalui pernyataan resmi.

Rabu, 04 November 2015 12:00
Marc Marquez dan Valentino Rossi © AFP
Editor : Kanya

Otosia.com - Berawal dari perseteruan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez dalam insiden senggolan di MotoGP Malaysia, kini Yamaha Motor Racing (YMR) dan Honda Racing Corporation (HRC) ikut-ikutan perang melalui pernyataan resmi masing-masing.

Melalui situs resminya, Baru-baru ini HRC memang mengeluarkan dua pernyataan berjudul 'Pedrosa wins and Marquez crashes after unsportsmanlike kick from Rossi' yakni rilis resmi pasca balap di Malaysia dan 'Q&A with Shuhei Nakamoto, HRC Executive Vice President' yang merupakan penjelasan HRC mengenai insiden kontroversial tersebut.

Dalam dua rilis ini, HRC bersikeras Rossi sengaja menendang Marquez di tikungan ke-14 pada lap ketujuh, bahkan mengaku memiliki bukti data dari motor RC213V milik Marquez. Usai pernyataan ini dirilis, giliran YMR melayangkan protes kepada HRC, dengan dalih Badan Pengawas Balap (Race Direction) tak pernah menyebutkan bahwa Rossi sengaja melakukan tendangan.

Pernyataan resmi Yamaha Motor Racing:

"Kami ingin membahas rilis resmi Repsol Media Service pada Minggu, 25 Oktober 2015 yang berjudul 'Pedrosa wins and Marquez crashes after unsportsmanlike kick from Rossi', begitu juga rilis resmi Honda Racing Corporation pada Senin, 2 November 2015 yang berjudul 'Q&A with Shuhei Nakamoto, HRC Executive Vice President'.

Yamaha ingin menyatakan ketidaksepakatan atas kata-kata yang digunakan untuk melaporkan insiden antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Dalam kedua rilis terdapat kata-kata yang menyebut Valentino Rossi menendang motor Marc Marquez, yakni sesuatu yang tidak ada dalam bukti investigasi oleh Badan Pengawas Balap. Kami menolak adanya kata-kata tersebut dalam pernyataan publik yang tidak sesuai dengan bukti Badan Pengawas Balap.

Yamaha tidak punya niatan untuk menjalani diskusi lebih dalam soal peristiwa yang disayangkan ini, dan kami hanya ingin mengakhiri musim MotoGP 2015 dengan cara terbaik. Kami pergi ke Valencia dengan niat tampil sebaik mungkin demi memenangkan balapan final bersama seluruh pebalap dan tim dengan sportif yang dijunjung oleh kejuaraan balap motor terakbar."

Baca Juga:

(kpl/kny)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami