Berapa Lama Cairan Anti Bocor Ban Bisa Bertahan?

Penggunaan cairan anti bocor menjadi pilihan buat menghindari masalah-masalah seperti ranjau paku di jalanan.

Selasa, 12 Juni 2018 10:00
Ilustrasi: Motoring News
Editor : Cornelius Candra
Reporter : Dimas Wahyu Trihardjanto

Otosia.com - Penggunaan cairan anti bocor menjadi pilihan buat menghindari masalah-masalah seperti ranjau paku di jalanan.

Dengan memakai cairan ini, paku yang masuk ke karet ban tubeless tidak akan menciptakan celah. Seperti itulah fungsi dari cairan ini.

Dalam sekali pengisian, keberadaan cairan itu akan melapisi bagian dalam ban. Masa berfungsinya sendiri bisa sangat lama.

Untuk masa pemakaian kendaraan yang sifatnya tidak terlalu sering, Anbul, Sales National Manager PT Tetsan Maju Bersama selaku produsen cairan anti bocor/paku merek IML mengatakan fungsinya bisa bertahan lama.

"Kalau dipakai di sekitar rumah saja itu sampai (ban) botak masih tetap ada, tidak kering," kata dia.

Namun, produk ini juga kerap kali diandalkan dalam urusan perniagaan. Misalnya, kendaraan tersebut jadi alat transportasi angkut barang ataupun orang.

Tujuan pemakaian sendiri tidak lain untuk menekan budget penggantian ban karena terkena paku di jalan.

"Bisa bertahan 7-8 bulan untuk aktivitas yang padat ya. Kalau kering, bisa tambah cairannya," kata dia.

BACA INI JUGA DONG OTOLOVERS

(kpl/why/crn)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami