Beraksi di Bogor, Komplotan Pencuri Asal Lampung Targetkan 5 Motor per Hari

Komplotan pencuri sepeda motor yang terkenal sadis dibekuk Satreskrim Polres Bogor. Komplotan asal Lampung ini sering beraksi di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta.

Rabu, 16 Oktober 2019 08:15
Beraksi di Bogor, Komplotan Pencuri Asal Lampung Targetkan 5 Motor per Hari Komplotan pencurian sepeda motor (Merdeka.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Satreskrim Polres Bogor meringkus komplotan pencuri sepeda motor asal Lampung. Komplotan yang terdiri dari tiga orang ini beraksi sejak 2012. Komplotan ini memiliki target 5 kendaraan setiap hari.

Kapolres Bogor, AKBP M Joni menjelaskan, komplotan ini merupakan residicis dan kerap beraksi di wilayah Provinsi Jawa Barat, Banten, serta DKI Jakarta. Komplotan ini juga tidak segan melukai siapapun yang coba menghalangi aksi mereka dengan senjata api dan samurai.

Komplotan ini diketahui menyewa indekos di kawasan Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Saat akan ditangkap pada 13 Oktober lalu, mereka sempat melawan hingga dua orang harus dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki.

"Mereka ini beraksi pada hari Senin hingga Kamis. Sementara dari Jumat sampai Minggu mereka pulang ke Lampung. Saat penangkapan juga melakukan perlawanan sehingga kita lakukan tindakan tegas terhadap para pelaku," kata Joni dalam keterangan pers kepada wartawan di Mako Polres Bogor, Selasa (15/10).

Setiap kali menjalankan aksinya, para pelaku yang berinisial IS, IN dan JNL selalu membekali diri dengan pedang samurai dan pistol. "Komplotan ini terkenal sadis saat beraksi. Tidak segan melukai orang yang coba menghalangi aksi mereka dengan samurai dan pistol," lanjut Joni.

1 dari 1 Halaman

Tak Butuh Wakut Lama

Polres Bogor saat ini masih lakukan pengembangan untuk mengungkap penadah hasil curian komplotan, yang diduga ada di luar Bogor.

"Untuk senjata api juga kita masih kembangkan. Kita belum tau ini didapatkan dari mana dari dekat rumahnya di Lampung atau dari mana. Yang jelas, mereka sudah ratusan bahkan ribuan kali melakukan aksi. Karena ketiganya residivis sejak 2012. Mereka terancam hukuman 5 tahun penjara," ungkap Joni.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi menjelaskan, dalam melakukan aksinya komplotan ini hanya membutuhkan waktu beberapa detik.

"Cuma perlu beberapa detik aja. Pakai kunci letter T. Kita masih kejar penadahnya. Karena mereka ini pemain lama," kata Benny.

Benny mengungkapkan, salah satu pelaku yang berhasil ditangkap, belum lama ini beraksi di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor. "Iya salah satunya itu. Dia bawa pistol di Kemang itu kan. Saat mau ditangkap juga melawan jadi kita lumpuhkan," ungkap Benny.

 Sumber: Merdeka.com

(kpl/tys)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami