Belum Berlaku untuk Masyarakat Umum, Uji Coba Transaksi Tol Tanpa Berhenti Dilakukan di 50 GTO

Perluasan uji coba penggunaan transaksi tol tanpa berhenti terbatas dilakukan di 50 titik gerbang tol Jabodetabek. Jasa Marga mengatakan hal ini masih sebatas uji coba, belum berlaku secara umum.

Selasa, 23 Maret 2021 11:15
Belum Berlaku untuk Masyarakat Umum, Uji Coba Transaksi Tol Tanpa Berhenti Dilakukan di 50 GTO Gerbang Tol e-Money (Merdeka.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengatakan bahwa pihaknya sedang menguji coba penggunaan touchless transaction atau transaksi tol nirsentuh. Cara pembayaran ini memungkinkan pengguna jalan tol tak perlu berhenti saat membayar tarif tol.

Informasi ini pun ramai menjadi perbincangan publik. Hal ini menyusul beredarnya video yang menunjukkan minibus melintas di gerbang tol tanpa berhenti dengan kecepatan tinggi. Tentu saja palang pada gerbang tol itu terbuka secara otomatis.

Sebelumnya, video itu dibagikan oleh pengguna Facebook Edoward JC ke grup Facebook Persatuan Driver Online Grabcar, Gocar, pada Rabu, 17 Maret 2021. Menurut Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, transaksi tol berbasis stiker Radio Frequency Identification (RFID) dengan nama branding FLO tersebut saat ini msih dilakukan uji coba terbatas di 50 titik.

1 dari 5 Halaman

Meskipun menggunakan teknologi baru, Heru menjelaskan bahwa penggunaan teknologi nirsentuh ini sama seperti penggunaan tiket tol konvensional atau kartu elektronik lainnya.

"Sekarang masih perluasan uji coba terbatas di 50 titik. Nanti memang tidak ada tambahan biaya untuk penggunaan teknologi touchless transaction ini. Artinya menggunakan itu tidak ada beban tambahan, sesuai biaya tol yang berlaku," kata Heru, kepada Liputan6.com.

Adapun uji coba terbatas FLO saat ini masih bersifat kerjasama secara business to business (B2B) dengan beberapa perusahaan BUMN lain dan komunitas setempat. Artinya, teknologi transaksi tol nirsentuh belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum.

"Masyarakat belum bisa mendapatkan. Jadi kami masih uji coba, jadi masyarakat belum bisa mendapatkan," kata Heru.

2 dari 5 Halaman

Sampai saat ini, perluasan uji coba terbatas pembayaran tol yang dikenal dengan nama LET IT FLO ini baru tersedia di 50 titik di gerbang-gerbang tol di wilayah Jabotabek (Tol Dalam Kota, JORR, Jagorawi, Jakarta-Tangerang, dan Jakarta-Cikampek), serta 3 titik gerbang-gerbang tol (Ngurah Rai, Nusa Dua, Benoa) di Jalan Tol Bali Mandara.

Hingga saat ini, pengguna LET IT FLO berjumlah sekitar 6 ribu pengguna. Jasa Marga pun menghimbau pengguna tol nirsentuh berbasis stiker tersebut untuk menahan batas kecepatan kendaraan maksimal 40 km per jam saat melewati gerbang tol.

3 dari 5 Halaman

Gandeng Hungaria

Sebelumnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menandatangani Perjanjian Kerjasama terkait Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) atau bayar tol tanpa berhenti dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).

Sistem transaksi nontunai berbasis MLFF menjadi salah satu inovasi baru melalui sistem pembayaran nirsentuh dengan menciptakan suatu efisiensi, efektifitas, aman, dan nyaman dalam penerapan sistem pembayaran Jalan Tol di Indonesia.

Kepala BPJT Kementerian PUPR, Danang Parikesit, mengatakan jika melalui dukungan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pada Senin 15 Maret 2021 bisa berjalan dengan lancar pelaksanaan penandatanganan kerjasama penerapan sistem bayar tol tanpa berhenti ini.

"Yang terpenting, milestone pelaksanaan kerjasama ini adalah mulai dari kerja keras kita semua, karena ini merupakan awal dari kerja keras kita untuk selanjutnya dari setiap komitmen dan manajemen kerja yang kuat untuk membuat proyek MLFF ini dapat berjalan sukses," ujar Danang dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

4 dari 5 Halaman

Penandatanganan dilaksanakan langsung oleh Kepala BPJT Danang Parikesit dengan Direktur Utama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), Peter Ong di Kantor BPJT Kementerian PUPR di Jakarta.

Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol terus melakukan suatu inovasi dalam peningkatan pelayanan yang maksimal bagi pengendara di Jalan Tol melalui Transformasi, Inovasi, dan Modernisasi (TIM) yang mengacu pada Teknologi Toll Road 4.0.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) mengumumkan proses pengadaan yang kompetitif untuk merancang, membangun, membiayai, menyelenggarakan, memelihara dan mentransfer Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Sistem Transaksi Tol Multi Lane Free Flow (Proyek MLFF) pada bulan Juli 2020.

5 dari 5 Halaman

Roatex Ltd. Sebagai pemrakarsa proyek, telah ditentukan Menteri PUPR sebagai pemenang lelang melalui Surat Menteri PUPR Nomor : PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021 Perihal Penetapan Pemenang Pelelangan Pengusahaan Badan Usaha Pelaksana Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha untuk Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis Multi Lane Free Flow.

Saat ini, Roatex Ltd. Zrt, yang telah membentuk perusahaan sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF atau bayar tol tanpa berhenti dengan nama PT Roatex Indonesia Toll System (RITS).

Penulis: Arie Dwi Budiawati

Sumber: Dream.co.id

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami