Begini Rupa 3 Modifikasi Honda PCX Bergaya Nyentrik

Ketiga modifikator pemenang Honda Modif Contest 2018 ditantang PT Honda Astra Motor (AHM) untuk memodifikasi PCX dalam program Honda Dream Ride Project 2019

Selasa, 27 Agustus 2019 16:45
Begini Rupa 3 Modifikasi Honda PCX Bergaya Nyentrik 3 Modifikasi Honda PCX (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Tidak mudah merubah skutik bongsor Honda PCX dengan sedikt gaya yang diluar kebiasaan atau boleh dibilang rada-rada nyeleneh. Jika gaya café racer, adventure maupun bagger identik dengan motor sport atau batangan dan Harley Davidson, maka lewat kreatifitas tiga builder ini, semuanya diwujudkan secara nyata.

Ketiga modifikator pemenang Honda Modif Contest 2018 tersebut sebelumnya menerima tantangan dari PT Honda Astra Motor (AHM) untuk memodifikasi PCX dalam program Honda Dream Ride Project 2019.

Ketiga modifikator tersebut adalah Muhammad Fiqhi Wahyu Pramana pemenang kategori National Champion Matic & Cub, Law A San pemenang kategori National Champion Free For All, dan I Putu Tony Hadi Putra sebagai pemenang kategori National Champion Sport di HMC 2018 lalu. Mereka memaerkan hasil karyanya kepada awak media di kawasan Tawangmangu Solo, Jawa Tengah, Senin (26/8).

“Kalau basiknya motorsport ini lebih mudah. Tapi bagaimana merubah PCX, yang matik pula menjadi sebuah café racer, dengan tidak merubah sasis ataupun mesin. Ini saya rasa baru pertama kali. Pernah sih sebelumnya ada, tapi hanya buntut tawonnya saja. Waktunya juga mepet, hanya 3 bulan,” terang Muhammad Fiqhi Wahyu Pramana.

 

 

 

1 dari 2 Halaman

Dapat Modal Rp40 Juta

Dapat Modal Rp40 Juta

Dimodali Rp 40 juta dari AHM, ketiganya bukan asal bikin motor lalu selesai. Mereka mendapatkan bimbingan supervisi mentor ahli pilihan yang telah berpengalaman, yaitu Masayuki Sugihara dari Luck Motorcycle asal Kyoto-Jepang, Komang Gede Sentana Putra dari Kedux Garage, dan Daisuke Kuriki yang merupakan tim Honda Motorcycle RnD Center dari Jepang serta tim Product Development AHM.

“Untuk mewujudkan gaya adventure, yang sulit pengerjaan kelistrikan karena serba elektrik, digital. Jika sasis dipotong kabel bisa jebol. Ground clearance-nya beberapa kali saya sesuaikan, agar tidak ketinggian dan tidak kependekan, jadi biar ideal dinaikin,” beber I Putu Tony Hadi Putra.

2 dari 2 Halaman

Aturan Modifikasi

Aturan Modifikasi

Sementara itu Law A San yang mengambil konsep bagger mengaku, tidak banyak mengalami kesulitan. Yang sulit menurutnya adalah waktu pengerjaan yang terbatas. “Intinya, saya ingin gaya bagger menjadi tren, karena sejauh ini belum ada yang matik dibikin bagger. Saya menerima masukan dari para builder Jepang, dengan memberikan porsi yang ideal sebagai motor touring, sehingga semuanya dikerjakan sesuai perhitngan,” jelasnya.

Dengan pakem aturan tidak boleh merubah atau memotong rangka dan sasis, serta tidak mengutak-atik mesin, pada proses modifikasi Honda PCX, para modifikator diberi kebebasan memperkaya pengalaman memodifikasi matik gambot dengan konsep, desain, pemilihan material, deadline waktu pengerjaan, biaya, serta memastikan hasil karyanya aman dikendarai.

“Melalui Honda Dream Ride Project, kami berharap para modifikator dapat menghasilkan karya modifikasi yang berbeda dan memiliki nilai estetika berkelas tinggi yang tetap mengutamakan keselamatan, sehingga hasil karya mereka tetap aman untuk dikendarai,” ujar Andy Wijaya, Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis AHM.

(kpl/nzr/ahm)

Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami