Begini Pendekatan 'Berbeda' Polres Bogor Terhadap Pelanggar Aturan Bermotor

Tak cuma asal tilang dan cegat, anggota Polres Bogor lewat sosial media menunjukkan cara yang berbeda untuk menangani pemotor yang melanggar aturan.

Senin, 20 Maret 2017 12:30
Brigadir Bayu (foto: Zabrikcool Roney)
Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Pelanggaran yang sering muncul dan dilakukan oleh pengendara motor maupun mobil memang harus diatasi bukan cuma dengan cara penindakan, tapi dengan cara pencegahan. Adapun salah satunya adalah dengan cara menggelar operasi yang berjudul 'simpatik'.

Salah satu tujuan operasi simpatik adalah untuk memberikan pengetahuan dan pengertian terhadap para pengguna jalan yang masih belum secara penuh memperlengkap kebutuhan dan ketentuan berkendaranya supaya bisa lebih lengkap saat nanti ada operasi 'patuh'.

Nah, Polres daerah Bogor punya cara yang berbeda untuk memberikan pengertian bagi para pelanggar aturan lalu lintas. Dengan menggunakan media sosial, video dari anggota Polres Bogor diunggah dengan representasi Brigadir Bayu Kristiana.

Menggunakan ilustrasi Brigadir Bayu kemudian mencegat sekelompok anak muda berkendara motor tanpa helm dan berbonceng tiga. Mereka yang secara aturan telah langgar aturan tak langsung spontan ditilang, karena masih operasi simpatik.

Mereka yang tak menggunakan helm kemudian mendapatkan ilustrasi bagaimana kondisi kepala mereka jika tak mengenakan helm menggunakan gelas yang mereka bawa. Diharapkan, pendekatan ilustrasi ini bisa menekan pelanggaran dan kecelakaan fatal akibat minimnya pengamanan dan ketentuan berkendara.

BERITA YANG TAK BOLEH DILEWATKAN LAINNYA!

(kpl/fjr)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami